Convention on Pharmaceutical Ingredients Southeast Asia (CPhI SEA), Momentum Perkembangan Industri Farmasi Indonesia

Posted by at 2:12 pm 0 Comment Print

Indonesia untuk ke dua kalinya terpilih menjadi tuan rumah pameran niaga industri farmasi Convention on Pharmaceutical Ingredients Southeast Asia (CPhI SEA) yang diselenggarakan pada 20-23 Maret 2013, di Jakarta Internasional Expo Kemayoran.

Pameran tersebut membuka peluang bagi para pelaku industri farmasi dan penyedia bahan baku obat di seluruh dunia untuk menjangkau pasar Asia Tenggara. Event ini dibuka secara resmi oleh Kementrian Kesehatan yang diwakili oleh Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Republik Indonesia Maura Linda Sitanggang, Rabu (20/3/2013).

Managing Director UBM (ASEAN Business) Asia M Gandhi bangga dapat kembali mempersembahkan sebuah wadah bagi badan pemerintah, asosiasi perdagangan, dan lembaga regulator untuk mendapatkan informasi mengenai pasar bahan baku farmasi, mensosialisasikan kebijakan baru, dan perancangan program untuk industri, serta memahami peluang dan tantangan yang mereka hadapi.

Kendari Suhanda, Ketua Umum Pharma Materials Management Club (PMMC) sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Gabungan Pengusaha (GP) menjelaskan, “dari data IMS Health 2013, pertumbuhan industry farmasi di Indonesia mampu mencapai angka 13,3% sejak tahun 2011. Ini merupakan peluang bagi industri obat-obatan, termasuk industri bahan baku, mesin, dan pengemasannya untuk meningkatkan perannya dalam perdagangan farmasi di Asia Tenggara,” jelasnya

Namun ia menuturkan masih ada kendala yang harus dihadapi oleh industri farmasi lokal yakni masalah bahan baku. Pasar domestik belum mampu memasok bahan baku industri farmasi. Data menyebutkan bahwa saat ini  95% bahan baku masih diimpor dari perusahaan asing.

Kilas Bisnis

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery