Kebab Kadabra – Menarik Omset Kebab Bermenu Variatif

Posted by at 10:38 am 0 Comment Print

Meskipun pemain bisnis kebab sudah menjamur, namun Kebab Kadabra hadir dengan tawaran menu yang lebih variatif. Dengan tawaran menu itu, omset mitranya diyakini bisa selangit. Seperti apa?

 

Sampai saat ini, potensi usaha dari kebab masih cukup menggiurkan. Menurut Valentino Ivan, owner Kebab Kadabra, Marketnya sangat besar, karena harganya terjangkau dan melihat mayoritas masyarakat Indonesia yang merupakan pecinta tren timur tengah. Meski demikian, ia mengakui, saat ini cukup banyak brand-brand baru yang bermunculan dengan menu utama kebab. Tapi Ivan tidak kehabisan akal, ia terus bereksperimen untuk mencari menu kebab baru. Dan hasilnya saat ini Kebab Kadabra memiliki beberapa menu khas yang tidak terdapat pada brand lain.

 

“Dibanding brand lain yang menunya hanya biasa saja atau monoton, kami Kebab Kadabra memastikan  menyajikan kualitas produk yang lebih unggul baik dari bahan bakunya dan citarasa tiap menunya yang berbeda dari kebab manapun. Kebab Kadabra memiliki menu unik seperti kebab jepang, kebab gila, kebab kadabra, dan macam-macam menu unik lainnya yang hanya bisa ditemukan di outlet kebab kadabra. Selain itu semua bahan mayones dan saos yang dipakai adalah fresh hasil olahan sendiri bukan membeli produk jadi dipasaran. sehingga citarasanya dijamin sangat lezat,” jelasnya.

 

Varian lain yang ditawarkan Kebab Kadabra adalah Kebab Junior, Kebab Original, Long Kebab, Kebab Crispy Chicken, Burger Kebab, Hotdog Kebab, dan Kebab Jumbo.

 

Saat ini Kebab Kadabra sudah memiliki 40 outlet yang tersebar di beberapa kota besar, seperti Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Yogyakarta. Hebatnya lagi Kebab Kadabra mampu memasuki pasar modern, sudah tersebar di beberapa hypermarket seperti Carrefour, Hypermart, Lottemart, dan Freshtive. Harga yang ditawarkan pun cukup merakyat, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 15.000.

 

Kebab Kadabra siap membuka pintu kerjasama berbentuk franchise. Konsep yang ditawarkan bisa berbentuk booth (gerobak) dan outlet (kios), ditentukan berdasarkan lokasi atau tempat. Sedangkan untuk pengelolaannya Ivan menawarkan konsep Auto Management System (AMS), yaitu semua bisnis mulai dari mencari lokasi, perekrutan tenaga kerja, sampai pengelolaan bisnisnya akan diatur oleh team manajemen Kebab Kadabra.

 

 

Untuk nilai investasinya, mitra perlu mengeluarkan investasi sebesar Rp 45 juta. Kemudian, ungkap Ivan, estimasi Return of Invesment (RoI) dalam waktu 8 hingga 12 bulan, sedangkan titik Break Even Point (BEP) diperkirakan akan tercapai dalam waktu 4 bulan. Ivan menuturkan, omset yang dihasilkan  dari bisnis ini cukup besar, yaitu rata-rata sebesar Rp 12 juta hingga Rp 15 juta perbulan. Ivan menargetkan sebanyak 50 cabang baru pada tahun ini. Mungkin anda adalah salah satunya, mitra baru yang siap merengkuh keuntungan dari bisnis Kebab ajaib ini.

 

Arief Hermawan

Info Usaha

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery