Melia Laundry and Dry Cleaning : Kiprah Laundry Yogyakarta Merajai Nusantara

Posted by at 10:04 am 0 Comment Print

17 tahun sudah Melia Laundry mampu memberikan warna baru di industry laundry tanah air. Besar dan berkembang di Yogyakarta, kini merek lokal ini siap merajai pasar laundry nusantara hingga ke pelosok daerah. Seperti apa strategi top local Brand asal Kota Pelajar ini?

 

Tahun 2013 ini, Melia Laundry tepat memasuki usia “sweet seventeen”, 17 tahun. Masa dimana sepuluh tahun pertama bagi sebuah bisnis sudah bisa dikategorikan sebagai bisnis yang sustain dan profit. Sampai saat ini, seperti dituturkan oleh Fen Saparita, Owner Melia Laundry,  Melia Laundry and Dry Cleaning masih digdaya di Kota Yogyakarta diantara laundry yang ada, hal ini dibuktikan adanya permintaan pembukaan counter sampai ke daerah pinggir wilayah Yogyakarta. Merek asal Kota Pelajar ini pun siap mengembangkan bisnisnya hingga ke pelosok nusantara.

 

Kesuksesan Melia mengembangkan bisnisnya dimulai sejak mewaralabakan usahanya pada tahun 2004 silam. Merek yang berdiri sejak tahun 1996 ini pun berhasil mengalirkan bisnisnya tidak hanya di pelosok kota asalnya, melainkan hingga tersebar di berbagai pelosok Tanah Air. Tengok saja perkembangan yang pesat ini dari jumlah workshop dan outletnya yang terus bertambah. Dengan menggunakan sistem waralaba, Melia Laundry telah mendirikan lebih dari 125 workshop dan 500-an lebih outlet di seluruh Indonesia. Dimana di tiap workshop terdapat beberapa outlet.

 

Penetrasi tersebut tentu bukan tanpa sebab. Menurut Fen, hal itu didukung oleh ketertarikan utama dari investor terhadap Melia Laundry and Dry Cleaning. “Kami memiliki Standarisasi SOP yang baik, maintenance yang dilakukan secara berkala dan terintegrasi, hubungan relationship yang baik dengan franchisee ataupun antar karyawan sehingga mampu menciptakan kinerja yang baik,” papar Fen. “Melia Laundry On Kilo’s mampu memberikan warna baru untuk industry laundry, terutama laundry kilo, karena pesaing yang ada rata-rata berstatus laundry rumah tangga dan dikelola dengan sistem yang sederhana, tanpa sistem terpadu dari produksi, keuangan, HRD dan pemasaran,” imbuh Fen.

 

Selain itu, imbuh Fen, investasi yang masih terjangkau dibandingkan merek lain yang mempunyai nilai investasi tinggi, walaupun dengan standar pelayanan dan kualitas yang sama serta biaya operasional gerai (workshop) yang tidak besar. Bahkan, tuturnya, untuk saat ini nilai investasi masih belum terdapat perubahan karena diharapkan nilai yang ada mampu bersaing dipasar.

 

Tidak mengherankan bila selama kurun waktu dua dekade perjalanan bisnisnya, Melia tidak hanya mencatatkan perkembangan workshop melainkan juga pelbagai prestasi ciamik. Sebut saja Sertifikat The Excellent Franchise & Bussiness Concept 2006 dari Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Franchise Award 2007 untuk Kategori Jasa Laundry and Drycleaning Lokal Terbaik dari Majalah Pengusaha, TOP 30 Franchise Se-Asean versi Majalah Franchise dan Asosiasi Franchise Indonesia tahun 2009, The Best In Franchise Relathionship Indonesia Franchisor Of The Year 2009 dari Majalah Info Franchise dan AFI, Franchise Best Seller 2010 Kategori Bisnis Laundry dari Majalah Info Franchise dan AFI, Franchise Market Leader 2011Kategori Bisnis Laundry dari Majalah Info Franchise, Franchise Fastest Growing 2011 Kategori Bisnis Laundry dari Majalah Info Franchise, dan Franchise Top Kategori Bisnis Laundry dari Majalah Info Franchise.

 

Bangun Beberapa Bisnis Penunjang

 

Melia Laundry dewasa ini kian penetratif bukan hanya di industry laundry, melainkan juga merambah equipment, Chemical dan bisnis F&B. Untuk dapat lebih mengcengkram industry yang digelutinya, Fen juga membuka berbagai kran unit bisnis baru yang berada dalam naungan Melia Grup seperti Mel Clean (Chemical), Laundry Hotel dan Mesin Laundry (Luxor). Meski demikian, ungkap Fen, bisnis utama PT. Melia Pilar Utama adalah Melia Laundry and Dry Cleaning, sedangkan beberapa bisnis lainnya merupakan pengembangannya.

 

Melia Laundry and Dry Cleaning yang berkonsep kerjasama kemitraan/franchise ditawarkan dengan nilai investasi sebesar Rp 450 Juta. Pada paket ini, target RoI bisa dicapai selama 2 tahun 8 bulan, dengan royalty fee sebesar 8%. Sedangkan Melia Laundry On Kilo’s, terbagi menjadi tiga pilihan investasi yaitu Gold, Platinum dan Diamond. Masing-masing nilai investasinya sebesar Rp 115 Juta untuk Gold, sebesar Rp 140 juta untuk platinum dan sebesar Rp 175 juta untuk diamond. Semua paket tersebut bisa meraih RoI dalam waktu 8 bulan dengan royalty fee sebesar 6%.

 

Tidak hanya membuka peluang kerjasama kemitraan dan franchise, Melia juga mulai serius menggarap system keagenan untuk dua bisnis yang ada yaitu untuk Agen Melia Laundry and Dry Cleaning serta Agen untuk MelClean.  Menurut Fen, Counter Melia Laundry and Dry Cleaning adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada end user, sehingga end user tidak perlu repot ke lokasi workshop yang mungkin letaknya terlalu jauh.

 

“Sedangkan Agen MelClean adalah perseorangan atau badan usaha yang ingin memasarkan produk Chemical Melia yang berupa chemical laundry (detergent serbuk/liquid, pewangi, anti noda serta softener), chemical untuk house keeping dan chemical untuk kitchen. Sistem yang diterapkan adalah keagenan dengan nilai investasi Rp. 5.000.000 yang didalamnya akan mendapatkan produk, peralatan promosi dan administrasi. Harga yang diterapkan adalah HET (harga eceran tertinggi) tetapi masih bisa difleksibelkan untuk wilayah luar Jawa dengan pertimbangan biaya pengiriman,” papar Fen.

 

Menurut Fen, langkah diversifikasi bisnis tersebut sesuai dengan visi dan misi perusahaan yang mulai mewaralabakan usahanya sejak tahun 2004 silam ini. “Visi kami ingin menjadi model perusahaan kuat berbasis ENTREPRENEURSHIP, berorientasi pada kepuasan pelanggan serta menghasilkan Sumber Daya Manusia yang handal dengan Implementasi Manajemen Modern. Sedangkan Misinya mendirikan, menjalankan, mengembangkan usaha laundry & drycleaning di seluruh Indonesia,” tegas Fen.

 

Kemudian, untuk mencapai pola perkembangan yang diharapkan, Strategi Melia Laundry yang dilakukan adalah jeli melihat perkembangan pasar, kemudian melakukan kajian mendalam terhadap strategi tersebut, melalui aplikasi dan konsep yang terpadu jelas serta selalu dilakukan evaluasi.

 

“PT. Melia Pilar Utama mempunyai cita-cita sebagai perusahaan laundry modern dan professional dan bisa merambah keseluruh pelosok nusantara. Strategi yang dilakukan adalah membangun landasan bisnis yang kuat, melakukan inovasi dan penetrasi yang terarah sesuai dengan strategi sebaran workshop serta selalu melakukan riset untuk pengembangan usaha,” pungkas Fen.

 

Syaiful Anwar

Laundry

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery