Pizza Hans : Laba Mantap Dari Bisnis Pizza Prestis

Posted by at 9:57 am 0 Comment Print

Teruji selama beberapa tahun, Pizza Hans telah proven sebagai peluang bisnis yang menguntungkan. Omsetnya mencapai jutaan rupiah per bulan. Berminat?    

Kehadiran brand besar yang menyeruak di Tanah Air menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha pemula yang mengambil pasar  pizza. Gencarnya iklan melalui media televisi, banner-banner di pinggir jalan serta perasaan prestige bagi masyarakat jika dapat mencicipi makanan pizza. Membuat bisnis pizza dengan menyasar pasar skala menengah bawah menjadi potensial untuk digeluti.

Hal tersebut diakui Aditya Nugroho, owner Pizza Hans yang turut membuat persaingan di bisnis pizza kian menggeliat. “Sehingga ketika saat pertama membuka usaha Pizza ini, segmen pasar menengah bawah yang sekian lama ingin mencicipi kenikmatan pizza, langsung memburu dan antri di booth-booth Pizza Hans,” ujarnya.

Menurut Adit, sapaan akrabnya, prospek bisnis pizza masih sangat baik. Karena belum banyak masyarakat Indonesia yang pernah mencicipi lezatnya Pizza. Alasannya, katanya, pemain di bisnis ini belum banyak, sehingga persaingannya tidak ketat. “Bahkan sebagai pengusaha yang termasuk muncul terlebih dahulu, Pizza Hans tetapi yakin akan menjadi leader di bisnis ini,” ungkap Adit.

Kisaran harga yang terpaut jauh dengan merk yang sudah branded tapi dengan kualitas dan rasa yang sama membuat Adit tambah yakin cita-citanya akan terwujud. Harga untuk satu loyang Pizza Hans berkisar antara Rp 15 – Rp 22 ribu tergantung topping yang digunakan. “Kami memiliki 7 keunggulan rasa yang kami sebut dengan 7 keajaiban rasa Pizza Hans. 7 rasa tersebut adalah Original, Daging Sapi, Daging Ayam, Sosis, Bakso, Sayur dan kombinasi,” jelasnya.

Pizza Hans mengusung tema “nikmatnya berbagi”. Karena menurut Adit, 1 loyang pizza dapat dimakan untuk 8 orang. “Kami mengerti betul bagaimana sebuah kebersamaan berasal dari satu rasa yang berbagi. Dan mudah-mudahan kebaikan itu akan kembali kepada kita,” tuturnya.

Karena itu, sejak didirikan pada Juli 2011 yang lalu Pizza Hans membuka peluang bisnisnya dengan konsep kemitraan. “Bagi calon mitra yang ingin membuka bisnis pizza dengan nama dan suport penuh dari Pizza Hans. Dapat segera bergabung dengan kami,” ujar Adit menawarkan.

Dengan investasi Rp 15 juta Adit menjanjikan mitra akan mencapai BEP paling lama sekitar 5 bulan. Hal itu telah ia persiapkan dengan memiliki team support yang siap melayani kebutuhan mitra selama 24 jam. Selain itu, untuk menghindari ‘kanibalisme’, Adit mengatur jarak dagang antar mitra agar terjadi persaingan bisnis yang sehat.

Hingga saat ini mitra Pizza Hans telah tersebar ke beberapa kota di Nusantara, seperti Jakarta, Bekasi, Purwokerto, Yogyakarta, Lampung dan Palembang. Cepatnya pertumbuhan tersebut, kata Adit, karena tingginya raihan omzet yang bisa didapat mitra per bulannya. “Setiap booth, omset perbulan mencapai Rp 9 juta hingga Rp 18 juta. Tergantung lokasinya,” beber Adit.

Rata-rata, lanjutnya, mitra yang tertarik dengan brand yang dipayungi oleh PT. Baba Kasya Indonesia ini karena memiliki pengalaman yang cukup proven. Hal itu, terang Adit, karena Pizza Hans memiliki sistem dan supporting unit yang teruji dalam sekian waktu serta telah terbukti dan berhasil di beberapa tempat sebelum dimitrakan. “Dan juga tentunya, karena investasi yang terjangkau membuat balik modal menjadi singkat,” pungkas Adit yang menargetkan 1000 mitra di tahun 2014 mendatang. Mau?

Sirad Firdaus

Info Usaha

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery