Fantastic Sweet Corn : Menjajal Keuntungan Fantastis Dari Bisnis Jagung

Posted by at 9:26 am 0 Comment Print

Beberapa mitranya mampu membukukan balik modal tercepat, mulai dari dua minggu hingga terlama selama tiga bulan. Anda siap mencoba bisnis fantastis ini?

 

Bisnis yang satu ini agaknya cocok untuk dijadikan rujukan para pebisnis pemula. Investasi yang rendah, prosedur yang mudah, serta sistem yang sederhana menjadi daya tariknya. Selain itu, yang tak kalah fantastis, bahan baku yang diklaim paling murah dibandingkan competitor yang ada. Pasalnya, sebelum mendirikan bisnis Fantastic Sweet Corn, pasangan suami istri Marianus Luban dan Monica Adriana, mengelola produksi dan suplly jagung selama kurang lebih empat tahun.

 

“Oleh karenanya, kami sangat memahami prosedur pengiriman dalam dan luar pulau dengan sangat baik tanpa resiko kerusakan bahan baku. Bahkan, untuk harga bahan baku, kami termurah. Dan tidak jarang, kompetitor kami pun membeli bahan baku kepada kami. Apalagi, kami menggratiskan ongkos kirim di wilayak Jadetabek,” papar Marianus.

 

Walaupun menawarkan bahan baku paling murah, namun standar kualitas tetap menjadi hal yang utama. Menurut Marianus, dirinya pernah menolak satu truk penuh jagung yang tidak sesuai standar kualitasnya. “Untuk jagung, kami memang menjalin kerjasama. Namun masalah kualitas, kami tegas. Bila tidak sesuai kualitas, kami tolak. Sebab, kami memiliki penjanjian yang jelas mengatur itu,” ulas Marianus.

 

Meski memiliki merek sendiri, Marianus dan istri tidak “sungkan” untuk berkolaborasi dengan pihak lain untuk pengadaan bahan baku, termasuk saingan bisnis mereka. Tidak mengherankan bila bisnisnya kini berkembang pesat bukan hanya 170-an mitra yang tersebar se nusantara. Melainkan juga supply bahan baku jagung ke berbagai bisnis lain. Dalam sebulan, Marianus mengaku bisa memproduksi hingga 3,5 ton jagung. Fantastik!

 

Sedangkan untuk peluang kerjasama, Monika mengungkapkan, memberi peluang yang cukup murah. Dengan modal awal sebesar Rp 4 juta termasuk booth, tanpa royalty fee seumur hidup, mitra sudah bisa running menjajal keuntungan bisnis jagung ini. Dari nilai investasi tersebut, papar Monica, beberapa mitranya mampu meraup balik modal mulai dari yang tercepat selama dua minggu hingga yang terlama selama tiga bulan!

 

“Ada beberapa mitra yang bisa mencapai balik modal hanya dalam hitungan minggu. Memang, untuk harga jual kembali ke konsumen kami kembalikan kepada mitra. Kami hanya memberikan saran sesuai lokasi yang mereka tempati,” jelas Monika.

 

Monika menjelaskan, motivasi dirinya dan sang suami mendirikan bisnis ini adalah untuk memberdayakan orang banyak, termasuk masyakat sekitar rumah produksinya yang diberdayakan untuk proses pengolahan bahan baku. Makanya, ujarnya, berbagai kemudahan dan keringanan memang sengaja ditawarkan.

 

Sukses mengembangkan bisnis Fantastic Sweet Corn hingga 170-an utlet tidak membuat Pasutri ini berpuas diri. Belum lama ini, mereka menelurkan sebuah bisnis baru dengan core minuman yakni Fantastic Fruit Tea. Dengan nilai investasi yang sama Rp 4 juta dan tanpa royalty fee, bisnis minuman teh ini menawarkan 9 varian rasa buah yang dikolaborasikan dengan teh hijau pilihan. Saat ini, ungkap Monika, baru ada sekitar 7 mitra Fantastic Fruit Tea.

 

“Bagi calon investor yang berminat menggabungkan kedua jenis bisnis tersebut ke dalam satu booth, kami memberikan keringanan biaya investasi yang semestinya Rp 8 juta menjadi hanya Rp 6 juta saja,” pungkas Monika seraya berpromosi.

 

Syaiful Anwar

Info Usaha

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery