Mie Kota Batavia : Siap Menjadi Pilihan Peluang Bisnis Prioritas

Posted by at 8:51 am 0 Comment Print

Sepak terjang Mie Kota Batavia di industri kuliner Tanah Air makin diperhitungkan. Meski cabangnya masih puluhan, namun penetrasi yang ditunjang konsep inovatif siap menjadi pilihan prioritas bagi calon investornya. Seperti apa?

Beberapa pemain bisnis kemitraan siap menyongsong tahun 2013 dengan berbagai kebijakan baru, salah satunya dengan menaikkan nilai investasi, untuk menyikapi kebijakan pemerintah daerah beberapa waktu lalu. Namun tidak dengan Mie Kota Batavia. Menurut sang Direktur Utama, Susanty Widjaya, mereknya belum ingin menerapkan kebijakan tersebut.

“Kami belum memikirkan kebijakan menaikan nilai investasi. kami akan coba melihat dulu situasi dan perkembangan beberapa bulan ke depan dan reaksi dari beberapa franchisor seperti apa. Investasi masih tetap sama, untuk tipe boothRp 45 juta. Dan konsep kedua, yang belum lama ini menerima penghargaan dari MURI, Tipe Motor Tiga Roda dengan investasi Rp 65 juta,” papar Susan, sapaan akrabnya.

Kabar baiknya lagi, Mie Kota Batavia telah menjalin kerjasama dengan beberapa lembaga pembiayaan seperti Bank Mandiri dan BNI Syariah. Sehingga, memungkinkan mitranya cukup mengeluarkan Rp 10 juta dengan sisa investasi yang bisa diangsur. Wow!

Kebijakan tersebut tentu saja merupakan angin segar bagi calon investor dari Mie Kota Batavia. Dijelaskan Susan, kehadiran Mie Kota Batavia memang untuk menjangkau calon investor yang menginginkan bisnis berkualitas dengan investasi yang terjangkau dengan harga jual yang memasyarakat pula. Tak ayal, langkah tersebut langsung mendapat rekasi positif. Menurut Susan, di awal tahun mendatang, tepatnya di bulan Januari 2013, tiga mitra dengan konsep Motor Tiga Roda siap dilaunching. “Konsep Motor Roda Tiga Roda dari Mie Kota Batavia memang sedang menjadi idola,” papar Susan seraya tersenyum.

Sekadar informasi, inovasi Motor Tiga Roda sebagai konsep jualan di ranah franchise ini merupakan yang pertama. Bahkan, beberapa waktu lalu, MURI menganugerahkan Mie Kota Batavia sebagai merek franchise yang pertama menggunakan konsep ini berbarengan dengan rekor Bakmi Naga Resto sebagai merek franchise yang memiliki 253 ragam menu.

Meski demikian, konsep tersebut tidak hanya sebagai inovasi belaka, menurut Susan, dengan konsep ini mitra akan lebih fleksible dalam menentukan lokasi jualan yang strategis. “Artinya, mitra tidak stagnan dan bisa berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya yang lebih strategis,” tuturnya. “Dengan kata lain, profit yang bisa dicapai mitra pun akan lebih bervariasi dan cenderung naik,” imbuhnya.

Optimis Menatap Tahun Ular Air

Menatap tahun 2013 nanti, Susan pun optimis mereknya bisa meraih hati baik konsumen maupun investornya. Ditunjang pengalaman, kualitas produk, nilai investasi yang relatif murah, serta produk yang mengusung misi kesehatan. “Saya optimis dengan produk andalan kami yakni diferensiasi dari jenis mie yang dijual.  Mie yang ditawarkan adalah mie sehat tanpa bahan pengawet dan tidak menyebabkan sebah atau kembung sesudah mengonsumsinya. Inilah yang saya percayai akan tetap unggul dan jenis mie kami yang bertekstur yang membuat diferensiasi mie kami dengan jenis mie lainnya,” ulas Susan.

Sedangkan Break Event Point (BEP) mitra, ujar Susan, bisa dicapai dalam kurun waktu 10-12 bulan dengan asumsi pendapatan Rp 800/hari. Meski demikian, Susan tidak menampik jika selama ini pendapatan yang bisa dihasilkan mitra bisa melebihi asumsi pusat. Tertarik?

Syaiful Anwar

Info Usaha Laundry

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery