Sheik Kebab – One Stop Business Concept

Posted by at 11:24 am 0 Comment Print

Sheik Kebab siap menghentak pasar kebab dengan one stop business concept-nya, empat jenis produk unggulan dalam satu bisnis dengan investasi yang terjangkau. Seperti apa konsepnya?

Sejatinya, Sheik Kebab bukanlah pendatang baru di industri ini. Embrio bisnisnya sendiri sudah dimulai sejak tahun 2005 silam. Menurut Tejo Nursatryo, Founder Sheik Kebab, ia mendapatkan inspirasi ketika menikmati kebab di Mekah saat umroh pada tahun 2004 dulu. Selang setahun kemudian, ia merealisasikannya dengan mendirikan Sheik Kebab.

Sambutan konsumen terhadap produk Sheik Kebab, ungkap Tejo, sangat baik. Bahkan, ujarnya mengutip testimoni konsumennya, rasa kebab racikannya sungguh berbeda dengan kebanyakan kebab yang menjamur belakangan ini. “Untuk rasa, kami memang beda,” ujar Tejo dengan nada promosi.

Melihat sambutan yang positif tersebut Tejo lalu mendirikan outlet yang kedua. Namun demikian, Ia  menyadari, untuk mengembangkan bisnisnya secara professional, ia memerlukan  jaringan dan sumber-sumber lainnya. Makanya, sekitar tahun 2008-an ia menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan yang memang cukup lama bermain di bisnis kemitraan. Akan tetapi, kisah Tejo, kerjasama ini hanya menguntungkan pihak kedua. “Kami sempat diikutsertakan dalam suatu pameran, namun setelah itu kami ditinggal. Bahkan, mereka menduplikasi bisnis saya. Beruntung masih ada racikan rahasia yang tidak sempat saya share,” ungkap Tejo.

Pengalaman tersebut, menurut Tejo, menjadi pelajaran yang sungguh luar biasa bagi dirinya. Sejak saat itu, ia menanamkan pada dirinya sendiri untuk selalau memegang teguh amanah bisnis ini untuk keberhasilan mitranya. Hal inilah yang melatarbelakangi bisnisnya tidak seperti merek kebab lain yang cukup agresif-bahkan over ekspansif- di pasaran. “Kami tidak ingin hanya menjual bisnis untuk keuntungan di muka. Untuk itulah kami memang sengaja tidak gencar dan ekspansif. Namun demikian, tahun 2013 nanti, kami siap menggebrak pasar dengan konsep yang niscaya akan menjadi trend baru,” jelas Tejo.

Konsep baru yang dimaksud Tejo adalah One Stop Business Concept. Yakni sebuah konsep bisnis yang menjual empat jenis produk yang bisa divariasikan macamnya dalam satu jenis bisnis saja. Empat jenis produk tersebut adalah Kebab, Nasi Kebuli, Cane, dan Teh Tarik  yang merupakan home made bukan teh instan. “Dari empat jenis tersebut, akan muncul sekitar 41 varian menu yang jelas akan memanjakan  konsumen dalam menentukan pilihan mereka,” ujar Tejo.

Meski menjadikan empat produk yang sebenarnya bisa dijadikan empat jenis bisnis yang berbeda, Sheik Kebab tidak mematok nilai investasi yang tinggi. Menurut Tejo, nilai investasi disesuaikan dengan kemampuan dari calon mitranya. “Tentunya tergantung berapa produk yang mereka sanggup. Yang jelas, nilainya bisa lebih murah dari kompetitor,” ungkap Tejo.

Menariknya, Sheik Kebab tidak hanya berencana memitrakan usahanya. Tiga tahun belakangan, merek ini juga menjual aneka bahan baku dasar bisnis kebab. Hal ini dilakukan, sebagai landasan awal dan pematangan distribusi ke mitranya kelak. Menurut Tejo, mereknya telah mensuplai puluhan klien bisnis kebab. Tejo pun memberikan harga yang cukup bersaing. “Kami memberikan 30% harga yang lebih murah,” tuturnya.

Sayangnya, untuk kerjasama kemitraan dengan konsep yang sangat unik ini, Tejo belum ingin membuka peluang kerjasamanya di tahun ini. Alasannya, meskipun konsep telah matang, ia tidak ingin gegabah memitrakan usahanya. “Saya ingin bisnis ini bisa menjadi long time business bagi mitra. Bagi calon mitra yang berminat, kami siap membuka peluang kerjasama di awal tahun 2013 nanti,” pungkas Tejo.

Syaiful Anwar

Info Usaha Peluang Bisnis Daerah

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery