Security Alarm Motor – Terobosan Terbaru Alarm Motor

Posted by at 11:21 am 0 Comment Print

Security Alarm menciptakan terobosan baru alarm yang tanpa risiko. Margin distributor dan keagenannya hingga 100% lebih, tertarik?

Tidak perlu menghitung secara angka jumlah kendaraan sepeda motor yang ada saat ini. Dari “berkerumunnya” roda dua ini di jalan raya sepertinya sudah cukup menjadi sebuah alat ukur jika kendaraan ini luar biasa jumlahnya. Menurut data statistic tahun 2010 saja, tidak kurang dari 60 juta sepeda motor atau sekitar 70% dari total kendaraan. Alhasil, membengkaknya jumlah itu membawa dampak positif dan negatif. Negatifnya, mungkin, salah satu penyebab kemacetan. Positifnya, jumlah bisnis yang bergantung kepadanya pun sangat banyak mulai dari bengkel, spare part, hingga alat keamanan atau security.

Untuk hal yang terakhir, security, boleh dibilang ini adalah faktor yang cukup penting. Pasalnya, seiring dengan membengkaknya jumlah sepeda motor, sejalan dengan angka pencurian roda dua ini. Makanya, factor keamanan tidak hanya diperlukan seperti kunci ganda, alarm sebagai signal awal pencurian pun menjadi hal yang krusial.

Atas dasar itulah Eko Wahyudi menciptakan sebuah alat pengaman sepeda motor dengan merek Security Alarm. Bergerak sejak tahun 2005 silam, merek alarm-nya kini sudah menyebrang hingga ke luar pulau jawa. Memang, diakui Eko, bisnis alarm seperti ini bukan satu-satunya. Menurut Eko, pada umumnya system kerja alarm sama, yang membedakannya adalah pemicu dan faktor risikonya.

“Masyarakat kebanyakan masih menganggap alarm tidak cukup bersahabat untuk kendaraan mereka. Umumnya memang ada alarm yang berisiko terhadap Aki, CDI, komponen listrik dan lain-lain. Untuk itulah saya menciptakan alarm yang nyaris tanpa risiko. Sejak tahun 2005 silam saya telah membuktikan jika produk saya sangat diterima pasar, dan itu adalah sebuah bukti sahih jika produk saya aman,” papar Eko.

Security Alarm, ungkap Eko, tidak menggunakan Aki sebagai tumpuan utamanya, tidak juga menggunakan CDI atau pun harus memutus komponen listrik. Pemasangannya mudah. Karena itu produknya sangat aman. Bahkan tanpa Aki pun, ujar Eko, produknya masih tetap berfungsi.

“Ini yang menjadikan produk saya unggul dibandingkan kompetitor, bahkan mereka yang menggunakan panel sentul sebagai andalannya. Sebab, manual system yang saya miliki relatif aman dibandingkan panel sensitif atau sentuh yang berisiko jika terjadi arus pendek, kehujanan, motor bisa mati total sebelum aram dibongkar. Tapi tidak dengan produk kami, cukup tekan tombol off pada saklar, dan motor pun bisa dihidupkan kembali,” ujar Eko.

Bagaimana dengan system kerjanya? Menurut Eko, Security Alarm akan bekerja dengan atau tanpa Aki dan inimerupakan produk alarm satu-satunya yang berfungsi tanpa Aki. Bila tidak ada daya listrik, maka yang terjadi adalah motor tidak akan bisa dinyalakan walaupun si pencuri menggunakan kunci duplikat atau letter T sekalipun. Bila Aki bisa bekerja, klackson akan terus menyala meski kunci motor dalam keadaan off sampai tombol saklar rahasia berada di posisi off. “Kami juga memberikan garansi produk baru hingga 2 tahun,” ungkap Eko.

Margin hingga 100%

Menurut Eko, potensi bisnis ini sangat luar biasa. Sebab, populasi sepeda motor yang terus merangkak naik tentu saja membutuhkan keamanan dari pencurian. Nah, dengan harga yang relative lebih murah dari kompetitor sejenis, konsumen tentu saja lebih rela mengeluarkan Rp 100-125 ribu dibandingkan mereka harus kehilangan sepeda motornya, bukan?

Eko pun optimis produknya bisa menjadi yang terdepan. Ini dikeranakan pole kerjasama distributorship maupun keagenan sudah mulai merata di seluruh Indonesia. Tawaran kerjasama dari Security Alarma memang agaknya sulit untuk ditolak. Bayangkan saja, seorang distributor atau egen dapat meraih margin penjualan hingga 100%.

Security Alarm menawarkan dua paket kerjasama. Distributor dan Agen. Untuk menjadi distributor yang mnguasai are karesidenan, mitra cukup membeli sebanyak 300 unit di awal, sedangkan untuk selanjutnya pembelian tidak dibatasi. Sedangkan untuk Agen, cukup membeli sebanyak 30 unit saja dan bebas pembelian berikutnya.

 

Syaiful Anwar

?1ig????tan lulus ujian dan hambatan mental juara.

 

“Program Bimbingan Belajar GEMA UI secara khusus di tujukan untuk memberikan bimbingan dan peningkatan kemampuan penguasaan materi pelajaran secara konkrit, menyeluruh dan terarah bagi siswa SD & SMP yang mempuyai target Lulus UASBN& UN untuk selanjutnya masuk Sekolah SMP& SMA Favorit Pilihan. Lebih khusus lagi Siswa SMA yang mempunyai tarket lulus UN dan masuk Universitas Indonesia serta PTN Favorit lainnya,” ungkap Faizal

Sukses meluluskan ratusan siswa dengan metode belajar yang unik dan efektifnya, merek yang berdiri sejak tahun 2001 silam ini menawarkan peluang kerjasama yang cukup menarik dengan omset mencapai puluhan juta rupiah kepada calon mitranya.

Menurut Faizal, ada tiga jenis investasi yang ditawarkan yakni Mitra Master lisensi dengan investasi sebesar Rp 15 juta. Jenis kerjasama ini  menguasai suatu wilayah. Kemudian Lisensi Personal investasi Rp 10 juta. Lalu yang ketiga, Join Operational Rp 7,5 juta. Jenis kerjasama yang terakhir ini mitra menyediakan tempat yang strategis, alat promosi, fasilitas fisik  dan Gema UI masuk membawa kontennya.

Menurut Faizal, selama kurun waktu 2001 hingga sekarang, rata-rata pencapaian omset yang berhasil dibukukan dua outlet Gema UI bisa mencapai Rp 20 jutaan perbulannya. Makanya, ia optimis raihan mitranya juga tidak akan jauh beda dengan apa yang sudah didapatkannya. Apalagi, didukung metode yang tidak dimiliki oleh kompetitor, plus pengalaman Faizal membesut bisnis pendidikan menjadi garansi tersendiri kesuksesan yang akan diraih mitranya. Tertarik?

Syaiful Anwar

Keagenan Otomotif

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery