Klinik Bisnis – Membangun Bisnis VS Menjalankan Bisnis

Posted by at 9:08 am 0 Comment Print

Mengapa begitu banyak pemilik bisnis merasa bisnisnya “ kurang sehat “ hingga sulit sekali berkembang ? Jika bertanya tentang apa penyebabnya, tentu banyak sekali faktor yang memicu terjadinya tidak sehatnya bisnis, namun faktor utama dari itu semua adalah berpulang kepada diri pemilik bisnis itu sendiri.

Mengapa pemilik bisnis adalah poros dari kondisi ini ? Karena pemilik bisnis adalah nahkoda dari kapal yang ia kendarai. Bagaimana kapal itu berjalan ditentukan dari kualitas sang nahkoda selama mengendarai kapal tersebut. Demikian pada bisnis.

ActionCOACH sangat memahami tantangan para pemilik bisnis selama menjalankan bisnis mereka. Dan umumnya, akar permasalahan utama adalah kualitas mind set para pemilik bisnis itu sendiri. Mereka lebih memprioritaskan pada unsur emosional dan bukan rasional. Misalnya, bisnis harus jalan dulu, soal konsep dan sistim urusan belakangan.

Mind set emosional membuat para pebisnis, terutama pebisnis pemula, tak bisa berpikir jernih hingga apapun yang mereka lakukan hanya sebatas aktivitas bukan produktivitas jangka panjang. Coba kita berpikir lebih jernih, apa yang harus kita lakukan saat akan membangun rumah ?

Beberapa orang yang emosional berpikir, langsung saja dibuat, kenapa harus berpikir lama-lama. Ini sama saja dengan berbisnis dan mengharap untung secepat mungkin. Padahal, perencanaan (planning) sangat penting dalam membangun sebuah bangunan.

Jika Anda ingin membangun rumah tingkat dua, tentu pondasinya tak sama dengan bangunan tingkat sepuluh. Dan jangan pernah berpikir, bangun saja dulu tingkat satu lalu dua dan seterusnya, tanpa memikirkan kekuatan pondasi dari bangunan itu pada awal membangun.

Itulah sebabnya, Bradley J Sugars berkeyakinan, umumnya bisnis ambruk di 5 tahun pertama bahkan kurang. Ini karena pebisnis kurang memahami arti pondasi terhadap pertumbuhan bisnis mereka kelak. Mereka hanya memiliki semangat ( emosi ) untuk segera belajar dan jatuh bangun  dibisnis, namun mereka lupa bahwa biaya pengalaman pribadi jauh lebih mahal dari pada belajar dari orang yang professional.

Ini adalah tentang mind set. Seorang pengusaha yang cerdik, tahu benar apa yang harus ia lakukan saat akan membangun rumah bisnis mereka. Langkah pertama yang harus ia lakukan adalah berkonsultasi dengan para professional, misalnya arsitek, kontraktor dan profesi yang terkait dengan proses pembangunan rumah.

Jika Anda bercita-cita ingin membangun bangunan tingkat 10, para orang professional Anda akan menyarankan, bangun pondasi yang lebih kuat dan dalam dengan rasio ketahanan bangunan tingkat 10 sesuai yang Anda inginkan.

Dan ketika itu sudah dijalankan, bisnis Anda berkembang besar ke banyak cabang, bangunan bertingkat 10 itu akan tetap berdiri tegak hingga melampaui usia 5 tahun dan bahkan puluhan tahun. Inilah sebabnya, bisnis yang kurang direncanakan baik akan berakhir kurang dari 5 tahun.

 

Membangun Bisnis VS Menjalankan Bisnis

Apa perbedaan antara membangun dan menjalankan bisnis ? Ini soal perbedaan mind set. ActionCOACH memiliki paradigma yang clear tentang  bisnis sukses. Bisnis sukses bukan kemampuan mencetak profit sebesar besarnya, bukan pula banyaknya cabang bisnis itu sendiri. Definisi bisnis sukses menurut ActionCOACH adalah bisnis yang bisa berjalan tanpa keterlibatan pemilik usaha didalamnya dan tetap menghasilkan keuntungan.

Mereka yang menjalankan bisnis cenderung hanya berorientasi pada PROFIT. Tak perduli berapa banyak waktu kerja yang dihabiskan dalam bisnis, yang penting profit makin besar. Tak heran, selama 10 tahun menjalankan bisnis, namun merasa jalan ditempat, karena sebetulnya mereka tak pernah menjalankan bisnis selama 10 tahun, tapi satu tahun yang diulang sebanyak 10 kali.

Inilah konsekuensi logis mind set menjalankan bisnis. Kata kuncinya, yang penting bisnis berjalan ( profit namun pemilik harus terlibat didalamnya ).  Berbeda dengan mind set membangun bisnis. Kata kuncinya adalah membangun.

Coba lihat bagaimana kita membangun rumah. Ada konsep yang jelas tentang kata membangun rumah ini. Mulai dari perencanaan rumah tersebut ( arsitektur ), design rumah, furniture hingga atap rumah itu sendiri. Dan yang terpenting, kapan dead line rumah itu SELESAI DIBANGUN.

Terapkan pula dengan pola pikir berbisnis. Anda membangun bisnis Anda, rencananya ingin berapa cabang ? Dan kapan Anda akan selesai membangun bisnis Anda itu hingga Anda tak perlu lagi bekerja dalam bisnis Anda tapi tetap menghasilkan income secara terus menerus dan pasif.

Membangun bisnis versi menjalankan bisnis, adalah dua pola mind set yang berbeda. Inilah akar dari segala permasalah bisnis yang ada, misalnya kekurangan waktu, kekurangan uang dan kekurangan dukungan SDM Anda. Ini terjadi dalam bisnis karena pemilik tak mau bersusah payah bagaimana menciptakan sistim bisnis yang otomatis berjalan.

Jika kita analogikan bahwa bisnis adalah rumah, maka bagaimana Anda membangun rumah yang layak huni hingga Anda bisa sewakan kepada orang lain dan hasil keuntungan sewa itu bisa Anda nikmati seumur hidup.

Perbedaan yang paling menonjol dari membangun bisnis versi menjalankan bisnis sama seperti mobil. Membangun bisnis ini sama artinya dengan menciptakan mobil yang bisa berjalan sempurna dan orang lain yang mengendarai untuk keuntungan Anda. Sementara menjalankan bisnis seperti Anda yang membuat mobil itu berjalan, tak perduli apakah Anda tarik atau Anda dorong sendiri.

Jika Anda ingin belajar bagaimana merancang mesin mobil dalam bisnis Anda hingga kelak mobil itu layak jalan, dapatkan voucher EVALUASI BISNIS senilai Rp 5.000.000 dari ActionCOACH dengan menghubungi (021) 290 366 28. Dapatkan sesi 2 jam dari pelatih bisnis kami tentang bagaimana seharusnya membangun bisnis yang otomatis berjalan tanpa Anda.  Voucher evaluasi bisnis ini hanya bisa Anda dapatakan jika memasang iklan di portal ini. Manfaatkan kesempatan emas ini sebelum bisnis Anda mengalami pendarahan financial. Salam fantastic ***

Kolom Pengamat

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery