BTrav Tour & Travel Mencengkeram di Indonesia Timur

Posted by at 10:01 am 0 Comment Print

Meski merupakan pendatang baru di bisnis tour and travel, BTravel siap melawan dominasi bisnis travel yang telah eksis sebelumnya. Seperti apa strateginya?

Bermain di sebuah bisnis tanpa diferensiasi serta positioning yang jelas dan tajam, tentu merupakan sebuah perjudian. Apalagi bila bermain di industri yang sudah jamak pemainnya seperti tour and travel. Memasyarakatnya bisnis tiket pesawat maupun booking hotel saat ini, merupakan pemicu maraknya bisnis ini. Belum lagi, beberapa tahun terakhir, pertumbuhan bisnis ini cukup tinggi. Jika rata rata pertumbuhan dunia hanya 8%, di  Indonesia rata rata tumbuh di atas 20%.

Meski demikian, tidak membuat BTravel, sebuah bisnis tour and travel asal Malang, Jawa Timur berkecil hati. Dengan beberapa keunggulan serta diferensiasi dan positioningnya yang cukup tajam, BTravel siap menantang merek yang bahkan sudah puluhan tahun malang melintang di bisnis ini.

“Kami akui persaingan di industri ini cukup ketat. Akan tetapi kami tidak perlu khawatir, dengan positioning & deferensiasi yang cukup jelas, serta nilai investasi dan rata-rata produk kami yang lebih murah hingga 50% dari kompetitor, membuat BTravel siap bersaing dengan mereka,” tegas Patrap Basuki, Managing Director BTrav.

Produk-poduk yang dimaksud lebih murah 50% dibandingkan kompetitor oleh pria yang akrab disapa Basuki ini, diantaranya diantaranya voucher hotel, tiket pesawat, tour & travel, umroh, reservasi hotel dan lain-lain. BTravel juga telah melakukan kerjasama dengan lebih dari seribu hotel.

Menurut Basuki, sistem yang dimiliki BTravel telah terbuksi sebagai sebuah solusi di bisnis tour travel yang membutuhkan kemudahan, kecepatan, dan murah. Sistem tersebutlah yang menurut Basuki menjadi salah satu sebab murahnya produk yang ditawarkan.

Selain itu, BTravel dikelola oleh tiga orang yang memiliki keahliannya tersendiri. BTravel memang merupakan kongsi dari tiga orang yang telah lama berkecimpung di dunia bisnis dan masing-masing telah memiliki bisnis sendiri. Tiga orang tersebut adalah Drs. Subagyo,AK., Setya Dwi Hariyanto,ST., Patrap Basuki SE,MBA, ketiga orang  tersebut memiliki keahlian di bidang IT, akunting, serta retail selama puluhan tahun. Artinya, ini menjadi semacam garansi tersendiri bagi calon mitranya.

Selama ini, menurut Basuki, meskipun berasal dari pulau Jawa, pengembangan BTravel masih sebatas di wilayah Indonesia bagian timur. Disana, BTravel sangat digdaya dengan 54 master franchise dan 600 an agen. Makanya, untuk tahun ini brand yang berdiri pada 10 Oktober 2010 lalu ini siap mengulang kesuksesannya ke wilayah pulau Jawa dan sekitarnya. Saat ini, BTravel total telah memiliki 62 master franchise dan 670 lebih agen.

BTravel menawarkan tiga paket kerjasama yang cukup menarik untuk calon mitranya. Agent Individu Rp 3,5 juta, Small Outlet Rp 7,5 juta, Standart Outlet 15 juta, dan Master Franchise Rp 50  juta. Kesemuanya diluar biaya renovasi ataupun lokasi outlet. Sedangkan master franchise sendiri bertempat di sebuah kota besar dan akan membawahi jenis investasi lainnya yang berada di setiap kecatamatan. “Kami utamakan saat ini master franchise terlebih dahulu,” jelas Basuki.

Basuki melanjutkan, BTravel tidak akan melepas maintain kepada mitranya meski menawarkan paket investasi dan produk yang murah. Support akan terus diberikan kepada mitranya seperti training centre untuk membentuk mindset entrepreneurship, support IT yang siap melayani selama 24 jam tanpa henti untuk kepuasan mitra dan pelanggan.

“Kami ingin menciptakan pengusaha tour and travel baru yang tangguh dan sukses serta berpenghasilan maksimal,” ujar Basuki. ”Setidaknya, omset minimal rata-rata dari outlet yang sudah terlebih dahulu eksis yakni sebesar Rp 30 juta bisa terlaksana dan nyata. Bahkan, kami memiliki outlet yang mampu menembus angka Rp 600 juta perbulan,” pungkasnya.

Syaiful Anwar

Peluang Bisnis Daerah Tour and Travel

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery