Bebek Pak JOSS – Siap Berkembang dengan Pola Kemitraan

Posted by at 9:32 am 0 Comment Print

Setelah sukses dengan sistem delivery order via dunia maya, Bebek Pak JOSS siap membuka peluang kerjasama kemitraan dengan iming-iming profit lebih dari 20%. Seperti apa bisnisnya.

Bisnis dengan menu bebek sebagai hidangan andalan sepertinya akan terus berkembang dan menunjukkan prospek yang cukup bagus. Pasalnya, demand terhadap jenis makanan ini terus saja menunjukkan peningkatan. Apalagi, stigma yang dulunya kurang populis yakni daging yang alot, amis, dan lain sebagainya kini sudah tidak terdengar lagi. Namun tentu saja, bila pengolahannya dilakukan secara benar.

“Bisnis ini masih tetap Prospek di masa yang akan datang. Sebab, demand pasar terhadap bebek goreng makin meluas. Kini  sudah tidak ada lagi stigma alot, amis pada olahan daging bebek, juga sekaligus kejenuhan pasar terhadap produk unggas. Syaratnya, sertai dengan inovasi produk bebek dengan berbagai macam olahan sesuai karakter Bebek Pak Joss,” papar Sigit Hendrawan, owner Bebek Pak Joss.

Menyadari bila inovasi produk merupakan syarat mutlak agar bisnis memiliki keunggulan, Sigit yang biasa dipanggil Hendy ini pun menciptakan inovasi produk dan olahan yang berbeda dengan bisnis lainnya. Sebut saja, baluran saus telor asin di bebeknya sebagi salah satu inovasi. Bahkan, Hendy mengklaim menjadi yang pertama untuk inovasi ini.

 

Secara rasa, jelas Hendy, daging bebek lebih gurih daripada daging ayam. “Dan keunggulan yang kami memiliki adalah toping saus telur asin dengan perpaduan sambal merah dan ijo. Belum lagi, bebek mulai menjadi rujukan pecinta kuliner nusantara yang agaknya mulai melawan dominasi ayam. Selain itu,  Bebek Pak Joss juga memiliki menu-menu andalan lainnya seperti bebek kremes, bebek panggang celup, dan bebek original,” kata Hendy.

Nah, bagi konsumen yang kurang menyukai daging bebek, Bebek Pak JOSS juga menyediakan ayam kampung saos telor asin atau kremes. “Mungkin beberapa menu sudah menjadi rahasia umum. Akan tetapi, baik gurih dan renyah serta sensasinya saya jamin pasi berbeda,” papar Hendy berpromosi.

Menurut Hendy, sejak pertama kali dikenalkan ke public, inovasinya ini mendapatkan respon yang sangat baik. Gencarnya ia melakukan promosi lewat jejaring social pun membawa hasil yang signifikan. “Secara online, Bebek Pak JOSS sudah menjangkau 35 kota di luar Surabaya dengan sistem delivery order,” ungkap Hendy. “Merek kami juga lebih dikenal konsumen secara nasional lewat media online ini,” imbuhnya.

Kota-kota yang disebut Hendy diantaranya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Palembang, Lampung, Medan, Batam, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Makassar, Mataram, Denpasar,dan lain-lain.

Sukses  dengan system delivery order-nya, Hendy mulai merambah system lainnya. Kali ini ia mencoba dengan memitrakan Bebek Pak JOSS. Keputusan Hendy tidak salah, baru saja membuka peluang kerjasama kemitraan, Bebek Pak JOSS langsung menghasilkan dua mitra. Menurut Hendy, bisnis bebek goreng lagi booming atau naik daun. Dan pilihan mereka jatuh ke mereknya karena memiliki differensiasi produk yang Unik.

Hendy menuturkan, untuk menjadi mitra dari Bebek Pak JOSS, mitra cukup menginvestasikan paket kemitraan sebesar Rp 25 Juta. Nilai tersebut di luar Sewa Tempat, lemari pendingin, Freezer dan Meja-Kursi. Margin keuntungan yang bisa diperoleh mitra mulai dari 20-23%. sedangkan royalty 5% dari total sales. Hendy memproyeksikan mitranya dapat memperoleh R.O.I (Return On Investment) 13-15 bulan dengan masa kerja sama 5 tahun dan bisa diperpanjang.

Tahun ini, ujar Hendy, mereknya siap megembangkan bisnisnya lebih jauh lagi. Ia menargetkan akan membuka 10 outlet lagi hingga akhir tahun. “Kami juga akan terus melakukan inovasi dengan menghadirkan menu-menu baru yang unik sehingga brand kami terkenal karena inovatif dan unik dengan beragam menu olahan mulai dari bebek goreng, panggang, atau bakar.

 

Syaiful Anwar

 

Info Usaha Peluang Bisnis Daerah

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery