Boombu Hot – Pedas Labanya, Hot Pula Bisnisnya

Posted by at 9:25 am 0 Comment Print

Berbekal desain outlet tradisional yang menarik plus sajian keunikan 22 jenis sambal yang pastinya menggoda selera, Boombu Hot siap menggebrak Ibu Kota. Seperti apa?

 

Meskipun hanyalah menu pelengkap, perannya cukup vital dalam menggugah selera makan. Dia adalah sambal. Yup, jangan pernah remehan kekuatannya dalam membangkitkan selera dalam bersantap. Tak sempurna rasanya bila menu makan tidak diimbangi oleh saus yang diracik dari cabai yang dihancurkan sehingga keluar kandungan airnya ini yang mampu menguras keringat saat akivitas makan sedang berlangsung. Uniknya, bisa dikatakan semua lapisan masyarakat menyukai sambal.

Tidak hanya berfungsi sebagai penguat rasa masakan, buah atau sayuran yang sangat terkenal di Asia Tengara ini memiliki khasiat bagi kesehatan. Melalui beberapa artikel disebutkan bila cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas, juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang berperan sebagai zat anti kanker. Selain itu, cabai juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi sehingga mampu memenuhi kebutuhan harian setiap orang.

Atas dasar itulah Agus Priyono menciptakan sebuah inovasi dengan menghadirkan variasi 22 sambal di bisnis Boombu Hot miliknya. “Berawal dari pemikiran bahwa masyarakat Tegal dan bahkan masyarakat Indonesia gemar mengkonsumsi sambel, maka muncul ide membuka rumah makan dengan konsep menyediakan beraneka macam sambel dan berkeinginan menjadi yang pertama dan satu-satunya di Tegal,” papar Aji.

Kini, pemikiran Aji boleh dibilang telah berhasil dan melebihi ekspektasinya. Mereknya tidak hanya menguasai “bisnis sambal” di kota asalnya saja, namun telah merambah ke luar kota seperti Pemalang, Jatibarang, Bogor, dan Purwokerto. Obsesinya pun kini menaklukkan Ibu Kota. “Jakarta menjadi focus kami selanjutnya. Dengan keunikan yang kami usung, kami optimis bisa berkembang di wilayah manapun,” ujar Aji penuh percaya diri.

Tidak hanya menawarkan variasi sambal belaka, Boombu Hot juga menyediakan menu lauk sehari-hari yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia, setting tempat yang sudah paten antara lesehan dan meja plus kursi, dan resep bumbu yang diciptakan sendiri dan telah menyesuaikan selera lidah orang indonesia. Menurut Aji, beberapa perbedaan itulah yang menjadi keunggulan dan keunikan tersendiri bagi Boombu Hot dengan bisnis kuliner lainnya yang pada umumnya hanya mengedepankan menu yang disajikan tanpa melihat kenyamanan pelanggan dalam menikmati menu tersebut.

Sekadar informasi saat ini Boombu Hot menyediakan 22 macam varian sambel, 15 macam varian lauk, 4 varian sayur/oseng, dan 15 varian minuman. Kedepannya, menurut Aji, Boombu Hot menargetkan ada sampai 30 macam sambal yang akan semakin memanjakan lidah pelanggan setianya. Selain itu Boombu Hot memiliki menu yang sudah tidak asing lagi dimasyarakat Indonesia seperti ayam goreng, bebek goreng, lele goreng, tempe dan tahu goreng.

“Kami juga memanjakan lidah pelanggan yang menyukai menu sea food, diantaranya cumi goreng tepung, udang goreng tepung, banyar goreng, bandeng goreng dan lainya. Sebagai menu pelengkap dan untuk mengakomodir kalangan vegetarian, kami juga menyediakan menu sayur asem, oseng kangkung, oseng cesim dan oseng tauge,” ulas Aji.

Nah, karena menu yang diusung oleh Boombu Hot relative umum, untuk itulah sambung Aji, Boombu Hot selalu melakukan pengkajian pasar dan inovasi baik secara penyajian variasi menu (sambel dan lauk) maupun system managemen pengelolaan dan penjualan maksimal 3 bulan sekali.

Keunikan lainnya juga terdapat pada konsep outletnya. Konsep outlet Boombu Hot, ulas Aji, mengedepankan tempat yang luas dan nyaman yang terdiri dari lesehan maupun meja dan kursi bambu sehingga memunculkan nuansa tradisional yang kental. Konsep tersebut, imbuhnya, sangat memberikan kenyamanan dan bernuansa santai untuk keluarga maupun konsumen yang menyewa untuk berbagai acara.

“Perbedaan itu menjadi keunggulan dan keunikan tersendiri bagi Boombu Hot dengan bisnis kuliner lainnya karena pada umumnya bisnis kuliner hanya mengedepankan menu yang disajikan tanpa melihat kenyamanan pelanggan dalam menikmati menu tersebut,” papar Aji.

Saat ini merek asal Tegal, Jawa Tengah, ini sudah memiliki 5 outlet dan menargetkanakan membuka hingga 4-5 outlet di tahun ini. Untuk menjadi mitranya, Boombu Hot menawarkan dua tipe investasi yakni Warung dan Restoran. Untuk tipe Warung yaitu dimana lokasi masih berupa tanah kosong dengan luas 25 m2 investasi sekitar 300 juta. Sedangkan tipe Restoran yaitu lokasi yang telah berdiri sebuah bangunan dengan luas 120-220 m2  dengan investasi Rp 200 juta. Break Event Point (BEP)ditaksir Aji mampu dibukukan mitranya dalam waktu 14 bulan dengan royalty fee bervariasi.

“Royalty fee ditentukan dari perolehan omset yang dicapai mitra dalam sebulan. Omset mulai dari Rp 0-75 juta sebesar 0 %, Rp 75-100 juta sebesar 2%, dan Rp 100 juta ke atas 5%,” jelas Aji.

 

Syaiful Anwar

Info Usaha Peluang Bisnis Daerah

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery