Sego Pedes Cak Uban – Menikmati Laba dari Auto Pilot Business

Posted by at 9:18 am 0 Comment Print

Mitra tidak perlu effort lebih untuk menjadi pebisnis. Cukup investasikan sejumlah rupiah, jaminan 20% dari groos omset menanti setiap bulannya. Tertarik?

Maraknya bisnis food and beverage membuat peta persaingan di industry ini menjadi kian sengit. Meski begitu, Sego Pedes Cak Uban tetap optimis mampu bersaing dengan strategi tidak hanya menjual menu atau pelayanan yang unik khas nusantara, tapi juga konsep bisnisnya.

Menurut Abri Mada, Owner Sego Pedes Cak Uban, sejak pertama kali dikenalkan kepada publik, konsep buffet dan franchisor operator terbukti berhasil meraih respon yang positif di pasaran. Ditambah lagi, pengalaman Abri selama 8 tahun menukangi bisnis chinese food resto, menjadi garansi kesuksesan pengembangan bisnis ini.

Dimulai dengan konsep buffet atau prasmanan yang ditawarkan Sego Pedes Cak Uban. Konsumen berhak mengambil sebanyak mungkin nasi dan lauk pauk sepuasnya tanpa harus khawatir nominal rupiah yang akan dikeluarkan. Pasalnya, hanya dengan mengeluarkan uang Rp 15 ribu, konsumen bisa makan sepuasnya.

Murah bukan berarti minim menunya. Di Sego Pedes Cak Uban, konsumen dimanjakan dengan variasi menu tradisional khas nusantara. Belum lagi sajian yang menggoda, dari sayur-sayuran hingga daging, ikan, cumi-cumi dan ayam. Dengan kata lain, di sini, all you can eat! Menurut Abri, setidaknya ada 23 macam menu khas nusantara dengan tiga pilihan nasi. “Tapi hanya untuk sekali ambil saja. Dan setiap 2 minggu sekali menu akan berubah,” ujar Abdi tersenyum.

Tawaran prasmanan tersebut memang menjadi magnet tersendiri bagi konsumen. Apalagi jika bidikannya adalah pegawai kantoran dan pengunjung mal. Tengok saja, outlet pertama yang berada di mal Ambasador selalu ramai dikunjungi, apalagi bila menjelang waktu istirahat tiba. Variasi menu dan harga murah masih menjadi rujukan konsumen dalam memilih makanan. Apalagi lokasi seperti mal atau perkantoran, dimana ada foodcourt, umumnya menawarkan harga yang cukup mahal dengan variasi menu yang minim. “Disinilah keunggulan kami, harga yang sangat terjangkau dengan pilihan menu yang beragam,” papar Abri.

Lain konsumen, berbeda juga dengan iming-iming benefit bagi calon investornya. Selain menawarkan konsep buffet yang sudah terbukti menjadi magnet konsumen, Sego Pedes Cak Uban menggunakan system franchisor operator sehingga akan sangat membantu calon mitra yang belum pernah berbisnis sebelumnya ataupun mereka yang masih menggeluti profesi lain.

Dan, ini yang pastinya akan menarik calon investor. Dengan system franchisor operator tersebut, Sego Pedes Cak Uban setiap bulannya akan memberikan 20% dari gross omset kepada mitranya. Tidak perlu takut jumlah yang diterima mitra akan minim. Sebab, ada patokan minimal yang ditetapkan pusat untuk omset perharinya.

“Kami memiliki patokan minimal omset dalam seharinya sebesar Rp 750 ribu. Seandainya omset mitra kurang dari itu, pusat yang akan menalanginya. Jadi, omset minimal tetap berada di angka tersebut. Namun, tetapan minimal tersebut sifatnya tentative, sesuai dengan nilai investasi mitra. Kami bisa memberikan batasan minimal hingga Rp 1,5 juta/hari,” papar Abri.

Artinya, dengan tanpa effort yang lebih, mitra dapat mengais pundi-pundi rupiah setiap bulan tanpa harus takut kehilangan sepeser pun karena omset berkurang. Karena, selain auto pilot system, pusat menjamin minimal omset setiap bulannya. “Mitra juga berhak memantau secara langsung gerainya, tapi tidak bisa mengatur. Mereka bisa melihat cash register untuk menghitung omset gerainya sehingga  tidak ada penipuan disini,” papar Abri.

Setelah cukup sukses dengan dua gerainya, kini Sego Pedes Cak Uban membuka peluang kemitraan. Ada dua tipe yang ditawarkan, tipe mini resto dengan investasi Rp 85 juta dan tipe resto bernilai investasi Rp 150 juta. So, tertarik passif income yang terjamin? Segera bergabung menjadi mitra Sego Pedes Cak Uban.

 

Syaiful Anwar

Info Usaha Peluang Bisnis Daerah

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery