Martabak Mini Mr Bawor – Mini Ukurannya, Maksimal Labanya

Posted by at 2:48 pm 0 Comment Print

Martabak unik dengan ciri khas  rasa dan bentuk mininya. Membuka peluang kerjasama kemitraan dengan tawaran omset yang maksimal.

Pasar bisnis martabak memang tidak bisa dipungkiri lagi merupakan jenis crowded business. Pasalnya, martabak dapat dijumpai di sepanjang jalan raya ataupun pemukiman yang padat penduduk. Pelakunya pun bermacam-macam dalam menawarkan konsep jualannya mulai dari konsep konvensional hingga modern.

Namun demikian, pasar yang sudah cukup padat itu malah dianggap sebuah peluang buat Filsa Budi Ambia, Owner Martabak Mr Bawor. Menurut Filsa, hal tersebut menunjukkan jika martabak memiliki penggemar yang sangat besar pula. Rasa dan inovasilah yang menurut Filsa, menjadi kunci dalam meraih market.

“Martabak merupakan makanan yang sudah cukup banyak ditemukan di sekitar kita, penggemarnya pun hampir semua lapisan masyarakat. Namun, rasa yang khas dan kreatifitas dalam melakukan modifikasi topping martabak akan menjadi kunci sukses berbisnis martabak. Ini telah dibuktikan oleh Martabak Mini Mr Bawor sampai saat ini sejak berdiri tahun 2010 lalu,” ungkap Filsa.

Meskipun martabak mengusung keunkan bentuk mini tidak sedikit, menurut Filsa, Martabak Mini Mr Bawor mempunyai keunggulan dibandingkan dengan martabak lainnya seperti memiliki banyak varian rasa, standarisasi resep yang sudah terbukti dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakan Indonesia, terbuat dari bahan baku yang berkualitas dan 100% HALAL, desain Booth yang eksklusif dan SOP yang sudah teruji, dan harga yang terjangkau sehingga dapat di jangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, modal investasi yang ringan adalah daya tarik selanjutnya bisnis ini. Dengan modal investasi Rp 11 juta dan Rp 17 juta, investor bisa menjadi mitra Martabak Mini Mr Bawor seumur hidup. Mitra juga tidak dikenakan royalty fee maupun franchise fee. Dan laba yang dijanjikan Martabak Mini Mr Bawor cukup besar. Dalam sehari, ungkap Filsa, mitra bisa memperoleh omset hingga Rp 400 ribu. Artinya, mitra bisa meraih keuntungan hingga Rp 12 juta dalam sebulan.

Menurut Filsa, prospek bisnis martabak sangat menjanjikan. Apalagi didukung oleh system waralaba yang memang sudah terbukti sebagai sebuah system tangguh dalam menangkal kegagalan bisnis. “Mengingat persaingan bisnis martabak cukup ketat, maka bisnis berkonsep waralaba dan kemitraan adalah pilihan yang paling tepat untuk berbisnis,” ujar Filsa.

Dengan nilai investasi yang cukup ringan tersebut, merek yang telah memiliki 16 buah outlet ini akan memberikan beberapa benefit kepada mitranya antara lain; 100 % keuntungan menjadi milik mitra (Bebas Royalti Fee dan Franchise Fee), Return Of Invesment (RoI) yang tergolong cepat dalam 2 bulan saja, mitra tidak perlu memiliki pengalaman dalam bidang ini, pendampingan karyawan saat opening, jaminan supply barang dan bahan baku, 100 % usaha dan peralatan menjadi milik mitra, dan bimbingan training karyawan.

“Namun kami cukup fleksible. Kami memberikan kebebasan belanja kebutuhan toko, kecuali barang-barang yang terikat dengan manajemen seperti : Tepung Adonan, Margarine, dan Kotak saji,” ujar Filsa.

 

Syaiful Anwar

Info Usaha Peluang Bisnis Daerah

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery