Sajadah Etnika – Menimbang Laba Sajadah Bermotif Etnik

Posted by at 1:43 pm 0 Comment Print

Mengusung konsep desain berbasis etnik, dan dikemas dengan konsep eksklusif dan keunikan,  Sajadah Etnika menawarkan peluang bisnis yang prospek untuk digeluti. Seperti apa?

Produk ini memiliki beragam fungsi. Selain cocok sebagai souvenir, atau oleh-oleh saat kembali pulang ke rumah, juga dapat difungsikan sebagai kado maupun gitft kepada rekan atau keluarga di hari-hari spesial semacam lebaran, produk ini juga berfungsi sebagai alas saat melakukan ritual ibadah shalat dan lain-lain. Jika dulu sajadah hanya memiliki satu fungsi yakni sebagai alas saat melakukan ibadah, kini sajadah memiliki nilai tambah lainnya.

Semakin banyaknya manfaat yang bisa diambil dari produk ini, para pengusaha pun sigap dalam menyikapinya. Salah satunya adalah menelurkan berbagai inovasi. Hal inilah yang dilakukan oleh Heera Syahir Karim Vasandani dengan menluncurkan produk terbarunya berupa sajadah yang didesin dengan nuansa etnik.

Menurut Heera Syahir Karim Vasandani, Owner Sajadah Etnika, ide ini berawal dari kejeliannya melihat corak sajadah yang pada umumnya sama. Ia terfikir mengapa tidak mengusung corak etnis dengan berbagai latar belakang dan warna yang tajam serta kualitas bahan baku yang tinggi. Tak salah jika  Sajadah Etnika boleh dibilang masih menjadi satu-satunya pemain yang bergelut di ceruk bisnis ini. “Saat ini memang belum ada pebisnis yang bermain di ceruk ini. Jadi, kami tidak memiliki kompetitor sampai sekarang. Artinya, keunikan yang kami usung siap menjadi yang pertama dan nomor satu,” ujar Heera penuh optimis.

Heera melihat, ceruk pasarnya bukan hanya konsumen lokal, melainkan para turis yang berkunjung ke Indonesia. Pasalnya, imbuh Pemilik beberapa bisnis ini, Sajadah Etnika memiliki nilai jual sebagai produk yang eksklusif serta menjual keunikan berbagai macam etnis asli Indonesia.  Makanya, ia menilai marketnya tidak hanya konsumen lokal tapi juga memiliki nilai lebih untuk konsumen mancanegara.

“Sajadah Etnika juga merupakan produk yang efektif sebagai alternaif souvenir. Sesuatu yang beda dan belum ada di pasaran, sesuatu yang unik-lah yang saya pikir sangat tepat untuk mereka (turis, red) bawa ke negara mereka,” tutur Heera.

Heera sengaja meluncurkan produk Sajadah Etnika bersamaan dengan pagelaran Indonesia Business and Entrepreneurship Conference (IBEC) 2012, sebuah hajatan dari PILLAR Business Accelerator pada 7 April 2012 di Plaza Bapindo, Jakarta. Menariknya, Sajadah Etnika siap membuka peluang kerjasama menjadi agen dan reseller. “Kami sengaja meluncurkan produk ini di IBEC, dan jadi ajang branding dan marketing,” ujarnya.

Dalam rangka mempercepat penetrasi bisnis serta alur distribusinya, Sajadah Etnika menawarkan harga special untuk mereka yang tertarik menjadi resellernya. Untuk menjadi resellernya, tidak membutuhkan investasi yang mahal. Bahkan, anda akan mendapatkan diskon. Syaratnya, setiap resellernya harus melakukan transaksi minimal satu kodi sajadah.

Sekedar informasi, di event IBEC lalu, Sajadah Etnika dibanderol dengan harga Rp 100 ribu. “Namun, itu masih harga promosi. Ke depan, kami menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) mulai dari Rp 125-135 ribu perpotong,” jelas Heera. Nah, tertarik menjadi agen atau reseller-nya?

 

Mahmud & Syaiful Anwar

Ide Usaha

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery