Randang Padang Restu Mande – Rendang Padang No. 1 Di Dunia

Posted by at 1:35 pm 0 Comment Print

Restu Mande punya visi ingin menjadikan produk rendang Padangnya dikenal di pasar kuliner internasional. Sudah sejauh mana mimpi mereka tercapai?

Rendang kini sudah diakui sebagai salah satu makanan terlezat di dunia versi CNN Go. Bahkan kuliner khas Padang ini juga menjadi menu favorit pada saat digelar acara Festival Kuliner Indonesia di Hotel Grand Westlin Berlin beberapa waktu lalu. Tentu saja pengakuan ini menjadikan peluang bisnis rendang semakin besar untuk dipasarkan ke kancah kuliner internasional.

Namun, untuk masuk ke pasar global bukanlah sesuatu yang mudah. Mulai dari kualitas produk, kemasan, dan manajemen pemasaran harus dikonsep dengan sebaik mungkin. Belum lagi masalah perijinan dari negara luar yang akan menjadi sasaran market produk tersebut. Tapi jauh dari itu semua, yang paling penting adalah adanya semangat dan kesungguhan dari pengusaha untuk menembus pasar internasional.

Semangat dan kesungguhan inilah yang terlihat dari sepasang suami istri,  Amril berasal dari Solok Sumatera Barat dan istri, Nenden Rospiani dari Bandung. Mereka sudah memulai berwirausaha di bidang kuliner sejak tahun 2004. Dimulai dengan membuka rumah makan Padang di Jl. Brigjend Katamso No. 64 Bandung. Kemudian mulai menjual produk rendang dalam bentuk kemasan pada tahun 2009. Rendang Padang yang mereka jual di dalam kemasan tersebut mereka namakan “Randang Padang Restu Mande”.

Brand Randang Padang Restu Mande ini mulai diluncurkan pada awal tahun 2011. Karena ingin brand ini diakui, mereka pun langsung mendaftarkannya ke LPPOM MUI untuk memperoleh sertifikasi halal. Saat ini Restu Mande juga telah mendapat ijin DINKES RI P-IPRT No. 8013273011830 dan Sertifikasi Halal MUI No. 01011056740311. Belum lama ini Merk ‘Restu Mande” dan Logonya pun sudah didaftarkan  HAKI di Departemen Kehakiman.

“Kami memang inginnya dapat sertifikasi dulu baru kami jualan. Ini kami lakukan supaya nantinya bisa lebih mudah kalau ada konsumen yang bertanya-tanya tentang produk kami,” tutur Rospiani.

Ekspansi ke Luar Negeri

Ibarat gayung bersambut, kehadiran Randang Padang Restu Mande banyak mendapat sambutan positif dari masyarakat. Semua orang yang sudah mencicipi rendang mereka tidak mampu menilai lagi kecuali mengungkapkan bahwa rendang Padang yang diproduksi Amril dan istrinya adalah rendang Padang paling enak yang pernah ada. Randang Pandang Restu Mande menggunakan bahan-bahan dan bumbu pilihan dan pengolahan yang khusus sehingga mampu menghasilkan rendang yang enak dengan daging yang empuk. Bahkan Restu Mande mampu mengolah rendang dengan umur simpan hingga lebih dari 1 tahun.

Amril menjelaskan bahwa umur simpan yang bisa bertahan hingga lebih dari 1 tahun itu berdasarkan hasil penelitian dari Laboratorium Teknologi Pangan sebuah Universitas di Bandung. “Rendang kami tidak menggunakan pengawet kimia dan MSG. Daging sapi pilihan dengan racikan bumbu terbaik. Daging tidak disimpan dalam frezer, daging fresh dipotong langsung dimasak dan diolah dengan sistem pengolahan dan proses vakum supaya kedap udara,” jelas Amril.

Dengan kemasan baru yang lebih eksklusif ini, Randang Padang Restu Mande bertandang ke Malaysia. Berkat fasilitas dari Deperindag, Restu Mande diajak untuk mengikuti pameran MIHASS (Malaysia International Halal Showcase) ke 8 di Kuala Lumpur. Dari pameran tersebut suami istri ini mendapat tawaran dari pengusaha Malaysia untuk memasarkan produknya ke negara-negara di Timur Tengah. Mereka menolak karena produk yang dipasarkan tidak boleh menggunakan brand dan kemasan sendiri.

Saat ini Restu Mande memang belum bisa masuk ke pasar luar negeri dengan cara resmi karena terkendala perijinan. Tapi produknya sudah dinikmati oleh para konsumen di beberapa negara seperti Jepang, Hongkong, Cina, Singapura, Belanda, Jerman, Amerika, Thailand dan Arab. Ada beberapa agen yang membantu penjualan ke sana dengan cara hand carry. Meski  begitu, Mereka akan terus berupaya untuk bisa masuk ke pasar internasional. Ke depan Restu Mande berencana akan membuka keagenan di beberapa negara.  “Tim kami punya semangat yang tinggi untuk bisa go internasional. Sesuai dengan tagline kami,  Through The World. Kami ingin menjadi rendang nomor satu di dunia,” pungkas Rospiani.

Untuk membantu pemasaran dan pengembangan produknya, pada bulan Oktober 2011 lalu, Restu Mande menggunakan sistem keagenan. Hingga saat ini Restu Mande sudah memiliki lebih dari 55 agen yang tersebar di beberapa kota seperti Bandung, Jakarta, Bekasi, Semarang, Pekalongan, Surabaya, Bali, Pekanbaru, Aceh dan lain-lain. Restu Mande baru memiliki satu orang distributor di Bekasi yang mengelola 3 wilayah pemasaran (Bekasi, Cikampek, Karawang).

“Sedangkan untuk memudahkan akses ke Departemen dan Kementrian terkait, kami punya perwakilan di Jakarta. Ke depan tidak menutup kemungkinan Restu Mande juga akan menawarkan peluang sebagai distributor. Namun saat ini kami ingin mengoptimalkan agen-agen terlebih dahulu,” jelas Rospiani.

Rahmat HM

 

Info Usaha Keagenan

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery