Febrini Feri (Owner Kharissa & Sabila) – Dari Coba-coba Bisa Menghasilkan Ratusan Juta

Posted by at 12:00 pm 0 Comment Print

Meskipun awalnya hanya coba-coba dalam berbisnis, Febrini Feri mampu meraup omset hingga mencapai ratusan juta. Seperti apa kisahnya?

Febrini Feri tidak pernah menduga jika kegemarannya menggambar serta senang menawarkan barang berdampak terhadap perjalanan karir bisnisnya. Dari awalnya coba-coba, Febri, begitu sapaannya, kini mampu meraup pundi-pundi rupiah hingga menembus angka ratusan juta perbulan.

Sejak masa kuliah dulu, Febri suka iseng menggambar serta mendesain sesuatu. Keahliannya tersebut lalu dia manfaatkan untuk mendesain kemudian membuat tas mukena. Beberapa potong mukena yang diproduksi pihak kedua itu kemudian ia tawarkan ke beberapa rekan mahasiswa dan menitipkannya di beberapa toko di sekitar kampusnya. Hasilnya, respon positif ditunjukkan pasar.

Setelah Febri merasa produknya dapat diterima pasar, Ia kemudian mendirikan bisnis Kharissa & Sabila di awal tahun 2001 silam. Tidak berbeda dengan bisnis mukena-nya dulu, awal perjalanan bisnis Kharissa & Sabila pun hanya coba-coba. Namun bedanya, kali ini produk yang dijajakannya adalah kaos muslim. Alasannya, ketika itu belum banyak ditemukan kaos bergaya muslim, dan kebanyakan baju muslim terbuat dari bahan.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, beberapa ratus potong kaos muslim ternyata mendapat antusiasme konsumennya. Namun masih ada satu kendala tersisa yang dihadapi oleh Febri. “Saya belum memiliki rumah produksi atau konveksi sendiri,” kisahnya.

Kendala tersebut menyebabkan aktivitas produksi diawal-awal berdirinya Kharissa & Sabila diserahkan pada pihak kedua.  Namun, tidak menunggu waktu lama untuk mewujudkan cita-cita memiliki konveksi. Beberapa tahun kemudian, Febri berhasil mendirikan rumah produksinya sendiri di bilangan Cinere, Depok, Jawa Barat.

“Awalnya ragu mau mendirikan konveksi, sepertinya enakan pesen aja ke orang. Tapi suami saya mensuport untuk coba mendirikan konveksi sendiri. Saat itu modal keberanian yang tonjolkan,” ujar Febri.

Setelah memiliki konveksi sendiri inilah perkembangan bisnisnya mulai nampak. Saat ini, dalam sebulan Febri bisa memproduksi + 2000 potong kaos yang disebar kepada dua cabang, satu mitra, dan puluhan agen. Selain itu, Febri juga mendistribusikan produknya ke beberapa toko busana muslim di Rawamangun, Bogor serta gerai retail seperti Tip Top, Bursa Sajadah dan lain-lain.

Kesuksesan Febri dalam meraih pelanggan, mitra maupun agen-agennya dikarenakan sejak sembilan tahun silam selalu menjaga kualitas ang disertai dengan bersaingnya harga setiap produknya mulai dari Rp 75-135 ribu, serta keragaman produknya. “Itu bukan harga mati. Kami masih memberikan diskon ke otlet mitra hingga 50% ,” ulas Febri berpromosi.

Mau tahu omsetnya? Dalam setiap bulannya, kelahiran Jakarta 17 Febuari 1973 ini mampu meraup untung mulai dari Rp 50-100 jutaan. Varian produk pun bertambah tidak hanya kaos muslim tapi juga gamis, kaos koko dan lain-lain. Alhasil, kini Febri sedang menikmati saat-saat menjadi pebisnis sukses.

Meski demikian, tanggung jawab sebagai Ibu Rumah Tangga tidak diabaikannya. Menariknya, profesi sebagi pebisnis dianggap Febri merupakan sebuah cara yang tepat untuk mengatur jadwal kapan mengurus keluarga dan kapan mengurus bisnis.

“Menurut saya, kalau perempuan bagusnya memang berbisnis. Jadi bisa mengatur semua hal termasuk kepentingan keluarga. Artinya, bisa lebih mengatur waktu secara leluasa. Awalnya mungkin sulit, tapi seiring waktu pasti bisa. Yang jelas bagaimana bisa mengatur management waktunya. Dan tentunya, harus ada kemauan, do’a, serta dukungan keluarga,” pungkas Febri.

Syaiful Anwar

Entrepreneur

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery