Pegadaian Syariah – Tawarkan Program Pembiayaan UKM

Posted by at 11:54 am 1 Comments Print

Pegadaian Syariah memiliki beberapa produk untuk pembiayaan UKM.

Pegadaian Syariah merupakan salah satu bentuk layanan dari Perum Pegadaian yang diterapkan dengan konsep syariah. Konsep syariah maksudnya segala transaksi dan pengaturan dalam pelayanannya berlandaskan pada aturan Islam. Layanan syariah ini dibentuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim dan menginginkan transaksi yang sesuai dengan aturan Islam. Dengan begitu, masyarakat Muslim pun bisa merasa nyaman dan aman serta tidak takut lagi dengan hal yang berbau riba dalam melakukan transaksi di Pegadaian.

Secara umum, sistem pembiayaan Pegadaian Syariah tidak jauh beda dengan Pegadaian yang bersifat konvensional. Hanya saja ada beberapa transaksi yang harus dilakukan agar sesuai dengan syariat Islam. Kalau di Pegadaian konvensional, biasanya menggunakan bunga, tapi kalau Pegadaian Syariah menggunakan ijaroh atau ujroh. Dari ijaroh atau ujroh inilah Pegadaian Syariah mendapatkan keuntungan.

Secara transaksi di Pegadaian konvensional, itu biasanya hanya menggunakan sekali transaksi saja dan sudah meliputi berbagai hal yang disepakati. Sedangkan di Pegadaian Syariah transaksi perjanjian atau akad akan melalui tiga proses. Pertama, adalah akad simpan pinjam, dimana konsumen akan menyimpan barangnya sebagai jaminana uang yang dipinjam. Kedua adalah transaksi/akad Rahn (gadai), yaitu pihak pegadaian menahan harta/benda milik si peminjam dan peminjam boleh mengambil kembali harta/benda miliknya jika uang yang dipinjam sudah bisa dikembalikan. Kemudian proses yang ketiga adalah Akad Ijaroh (biaya sewa penitipan barang), yaitu pemindahan hak guna atas barang/jasa melalui pembayaran upah sewa.

Menurut Suharjo, General Manager Bisnis Syariah Perum Pegadaian, mengatakan bahwa sejak pertama kali dibentuk pada tahun 2003, Pegadaian Syariah terus mengalami perkembangan. “Transaksinya terus naik dan stabil. Jumlah outletnya juga akan terus bertambah. Terutama 4 tahun terakhir ini, sejak tahun 2008 manajemen sudah membuat kebijakan untuk memperbanyak outlet Pegadaian Syariah. Diperkirakan kenaikannya rata-rata 70% tiap tahun,” papar Harjo.

Berdasarkan data yang diberikan oleh Suharjo, pada tahun 2008, Pegadaian Syariah telah memiliki sekitar 150-an outlet. Sampai saat ini, Pegadaian Syariah terus melakukan ekspansi dan telah memiliki lebih dari 600 outlet dari 160 cabang yang tersebar di 130 kabupaten kota di seluruh propinsi. Untuk transaksinya, Pegadaian Syariah telah membukukan pembiayaan di tahun 2011 sebesar Rp 7,8 triliun. Sedangkan dana yang ada di nasabah sekitar Rp 2 triliun.

Pegadaian Syariah memiliki empat produk.  Pertama , Rahn, yaitu produk jasa gadai yang berlandaskan pada prinsi-prinsip syariah. Nasabah hanya akan dipungut biaya administrasi dan Ijaroh (biaya jasa simpan dan pemeliharaan barang jaminan). Kedua, Arrum (Arrahn Untuk Usaha Mikro), yakni skim pinjaman dengan sistem syariah bagi pengusaha mikro dan kecil untuk keperluan pengembangan usaha dengan sistem pengembalian secara angsuran menggunakan jaminan emas atau BPKB kendaraan bermotor. Syarat usahanya sudah berjalan satu tahun.

Ketiga, Produk Logam Mulia atau mas batangan murni 99,99 % ada sertifikatnya dan ID Numbernya. Logam Mulia atau emas mempunyai berbagai aspek yang menyentuh kebutuhan manusia di samping memiliki nilai estetis yang tinggi juga merupakan jenis investasi yang nilainya stabil, likuid, dan aman secara ril. Mulia (Murabahah Logam Mulia untuk Investasi Abadi) adalah penjualan logam mulia oleh pegadaian kepada masyarakat secara tunai, dan agunan dengan jangka waktu fleksibel. Keempat, produk Amanah yakni produk kepemilikan kendaraan bermotor, yang skimnya sama dengan Arrum. Tapi yang Arrum selain kendaraan bermotor juga untuk jumlah pembiayaan tertentu bisaa dengan emas.

“Semua produk Pegadaian Syariah ini sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh UKM, terutama produk atau program Arrum yang memang kami khususkan untuk pengembangan usaha mereka. Prosedurnya mudah dan harga juga sangat kompetitif. Prosesnya akan cepat jika pengaju memenuhi semua persyaratan yang ada,” jelas Harjo.

Harjo mengatakan akan terus melakukan ekspansi agar Pegadaian Syariah bisa lebih luas lagi jangkauan pasarnya. Sehingga setiap orang, terutama pelaku UKM bisa mudah mendapatkan outlet-outlet Pegadaian Syariah di lokasi terdekat. Harjo juga sangat berharap agar layanan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh UKM untuk mengembangkan usaha mereka.

Rahmat HM

Pembiayaan

Related Posts

One Comment


  1. wiwik, 5 years ago Reply

    pegadaian syariah itu berdiri sendiri atau berada di bawah naungan pegadaian konvensional?


Leave a Reply

Connect

Photo Gallery