Rea Gaya – Tidak Pernah Kekurangan Pelanggan

Posted by at 9:42 am 0 Comment Print

Meski memiliki banyak pesaing, Rea Gaya tidak pernah kekurangan pelanggan.

Bidang usaha fashion memiliki prospek yang bagus. Selain itu, bisnis ini juga memiliki persaingan yang ketat. Pemainnya banyak dan mempunyai modal yang besar. Tapi bagi Lani Yulia Rubianti, Owner Rea Gaya, bukanlah suatu hambatan yang harus ditakutkan. Sebagaimana halnya mindset yang harus dibangun dalam diri seorang entrepreneur bahwa persaingan adalah hal yang wajar dalam dunia bisnis. Justru dengan persaingan yang ketat harusnya menjadi pemicu agar pengusaha lebih cerdas lagi dalam melakukan berbagai strategi.

“Pesaing yang cukup banyak membuat kami kesulitan dalam meraih pelanggan-pelanggan baru. Namun dengan kualitas barang yang kami buat hal tersebut tidak menjadi hambatan besar bagi kami. Buktinya Rea Gaya tidak pernah kekurangan pelanggan,” kata Lani.

Kualitas, itulah yang selalu menjadi faktor utama yang dikedepankan Lani untuk produk-produk Rea Gaya. Mulai dari pemilihan bahan hingga produksi selalu diperhitungkan dengan tolak ukur kualitas tinggi.  Desain modelnya juga mempunyai banyak variasi dan up to date dengan trend mode yang sedang berkembang. Meski memiliki kualitas yang tinggi dan berani dibandingkan dengan produk dari produsen besar, tapi Lani tidak pernah mematok harga yang mahal untuk pelanggan-pelanggannya. Selain itu yang membuat Rea Gaya tidak pernah kekurangan pelanggan adalah komitmennya yang tinggi dalam menjaga kepercayaan pelanggan.

“Kami selalu berusaha menjaga kepercayaan pelanggan-pelanggan kami dan menjaga kualitas produk kami. Dengan kualitas yang bagus dan harga yang tidak tinggi kami mampu bersaing dengan produsen serupa,” pungkas Lani.

Lani memulai usahanya dari sekedar menyalurkan hobi membuat berbagai kreasi seperti tas dan selimut. Karena banyaknya pesanan, ia pun makin serius menggeluti bisnisnya dengan menambah berbagai macam produk perlengkapan muslim. Permintaan akan produk-produk kreasi Lani terus meningkat hingga akhirnya ia mendirikan Rea Gaya pada tahun 2008. Rea Gaya yang ia dirikan ini bergerak di bidang usaha yang menjual berbagai perlengkapan busana muslim terutama perlengkapan untuk anak-anak. Produknya bermaca-macam mulai dari tas, selimut, cinderamata, dan busana muslim.

Karena dibatasinya jumlah minimal pesanan, Lani sering menerima keluhan dari pelanggan-pelanggannya. Akhirnya untuk mengatasi keluhan-keluhan itu, Lani memutuskan untuk membuat system keagenan. Selain itu, dengan sistem keagenan ini, Lani juga ingin membantu orang-orang di sekitarnya agar bisa menambah penghasilan.

“Dengan menjadi agen kami, maka agen dapat membeli produk kami dengan jumlah sedikit tapi mendapatkan harga grosir dan mendapatkan fasilitas retur/tukar barang terhadap barang yang tidak lak. Sehingga agen tidak perlu ragu dan takut barang yang dibeli tidak laku terjual/ rugi,” jelas Lani.

Sistem keagenan yang ditawarkan Lani ternyata mendapat sambutan yang sangat baik. Baru beberapa bulan ia menggunakan system ini, Lani sudah mempunyai 100 lebih agen yang bekerja sama dengannya. Agennya tidak hanya dari toko dan butik saja tapi juga dari kalangan ibu rumah tangga dan pegawai. Tidak ada persyaratan yang rumit untuk menjadi Rea Gaya. Agen hanya perlu membeli sample produk seharga Rp 500 ribu, tanpa biaya pendaftaran maka sudah resmi menjadi agen Rea Gaya.

Lani mengatakan bahwa bulan-bulan ini adalah saat yang tepat untuk menjadi agen Rea Gaya. Karena biasanya pada bulan-bulan sekaranglah produk Rea Gaya banyak dicari pelanggan. Lani menjanjikan kenyamanan dalam bekerjsama kepada para agen. Dengan fasilitas retur dan discount, para agen tidak perlu takut mengalami kerugian. Selain itu, harga jual yang bersaing dan kualitas produk yang bagus yang dimiliki Rea Gaya, agen-agen dapat meraih keuntungan yang ditentukan sendiri melalui penjualan-penjualan yang dilakukan.

Rahmat HM

Fashion Keagenan

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery