Hermawan Kartajaya – 2012, Tahun Produktivitas Pemasaran

Posted by at 9:40 am 0 Comment Print

Pemasar Indonesia jangan terlena menikmati pasar renyah di Pulau Jawa saja. Bersiaplah mengembangkan pasar di Luar Jawa, karena pertumbuhannya merangkak naik.

Indonesia semakin horizontal. Pertumbuhan internet yang pesat, semakin membuat semua orang connected atau terhubung. Kapasitas pasar domestik yang besar, seharusnya menjadi berkah bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.  Apalagi tahun 2012, peluang dan permintaan pasar akan semakin besar, karena pendapatan per kapita yang terus naik dan pertumbuhan jumlah kelas menengah juga meningkat. Itulah paparan yang disampaikan Hermawan Kartajaya, Founder and President MarkPlus, Inc, dalam Markplus Conference 2012, yang mengambil tema “Welcome to The New Chapter of Marketing: Indonesia is Riding High! Are You Ready?” yang dilangsungkan di Ballroom The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta pada 15 Desember 2011 lalu.

Tren pemasaran Indonesia, menurut Hermawan Kartajaya, dalam sharing sessionnya di Markplus Conference 2012, 15 Desember 2011 lalu, mengatakan bahwa untuk menangkap peluang yang semakin besar ini, para pemasar di Indonesia perlu mempelajari tiga yang melatarbelakangi corak konsumen Indonesia, yaitu online, optimism, dan opportunity.

Hermawan menyebutkan, tahun 2012 adalah tahun produktivitas pemasaran. Karena itu para pemasar selayaknya meningkatkan kredibitas, kreativitas, dan produktivitas pemasarannya dalam menghadapi tuntutan dan permintaan pasar yang cenderung meningkat. “Perusahaan perlu meningkatkan kinerja operasionalnya, dan membangun kepeimpinan produk serta kedekatan kepada customer,” ujarnya.

Dari 12 rules yang ia presentasikan di hadapan 5000 lebih hadirin yang tumpah ruah di Ballroom Ritz Carlton, Hermawan menyebutkan pasar anak mudah youth,wanita (women), dan online (netizen) merupakan pasar yang masih sangat berpengaruh dan layak untuk dikembangkan dengan baik. “Di tahun 2012, pasar anak muda, wanita, dan netizen masih sangat menjanjikan bagi pertumbuhan perusahaan,” katanya.

Hermawan Kartajaya yang juga merupakan salah satu dari ’50 Gurus Who Have Shaped the Future of Marketing’ menurut Chartered Institute of Marketing – United Kingdom, juga menyatakan bahwa pertumbuhan pasar luar Jawa akan semakin meningkat. Sambil mengutip data dari Standard Chartered Global Research, bahwa dalam 20 tahun lagi, pulau Jawa akan mulai ditinggalkan penduduknya. Tahun lalu, 58% penduduk Indonesia menghuni pulau yang luasnya hanya 7% dari luas wilayah darat Indonesia. Nah, pasar yang besar di Luar Pulau Jawa belum sepenuhnya digarap dengan baik dan sempurna oleh pemasar Indonesia.

Seiring dengan tingkat pertumbuhan ekonomi di Luar Pulau Jawa yang besar, maka selayaknya hal ini menjadi perhatian para business owner, baik yang menggunakan sistem franchise, business opportunity, keagenan dan bisnis kemitraan lainnya. Nah, bersiaplah mengelola permintaan pasar yang besar, dan jangan lupa pertahankan pasar domestic, serta jangan lupa tetap garap pasar ekspor. “Karena pasar domestic bagaimanapun adalah pondasi kita untuk berpijak dan pasar ekspor adalah cara upaya kita meneguhkan eksistensi diri sebagai the global brand,” katanya.

 

Mahmud

Kolom Pengamat

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery