Ronita Digital Printing: Fokus Menyasar Pengguna Helm

Posted by at 3:06 pm 0 Comment Print

Imam Sya’roni fokus mengusung konsep helm digital. Bagaimana peluangnya?

Menurut Roni, pertumbuhan kendaraan yang cepat sangat menjanjikan, peluang bisnisnya juga sangat luas. Fenomena  ini membuat Imam Sya’roni tergerak untuk menjalankan bisnis helm digital yang bisa di-create dengan customized atau satuan. “Saya lihat bisnis ini akan booming ke depan,” katanya yang sudah mendirikan bisnis digital printing sejak tahun 2004.

Karena bisnis digital printing sangat luas cakupannya, maka Roni, demikian ia biasa disapa, menyasar segment yang cukup niche, yaitu anak muda yang suka dengan design customized untuk mengekspresikan kreatifitasnya. Karena tak salah jika Roni melihat perkembangan bisnisnya yang semakin pesat ini ditandai dengan kemampuan RONIta untuk memposisikan diri sebagai salah satu digital printing paling kreatif di Indonesia yang menjadi acuan bagi digital-digital printing lainnya terutama untuk pembuatan produk-produk kreatif berbasis cetak digital.

Roni mematok target 2012 dengan inovasi helm digital yang saat ini tengah gencar dipromosikan. “Harapan saya ke depan adalah agar RONIta tidak saja mampu menjual jasa semata, melainkan juga mampu menjual produk jadi, sehingga RONIta akan lebih sering bersinggungan dengan end user yang pada akhirnya bisa menambah omzet penjualan RONIta sendiri,” katanya. Sepanjang tahun 2010 lalu, Ronita telah membukukan omset sebesar Rp 85jt per bulan, dan untuk kwartal tahun 2011 ini sudah mencapai Rp 110jt per bulan.

Tak perlu khawatir, Anda juga bisa menikmati gurihnya bisnis digital printing bersama Ronita Digital Printing dan Ronita Digital Helmet. Terkait dengan hal ini, sistem kemitraan yang dikembangkan RONIta adalah kemitraan lepas, dimana mitra hanya diwajibkan untuk mendaftar sebagai mitra dan membayar uang pelatihan dan untuk selanjutnya RONIta hanya wajib menyediakan bahan baku dengan harga khusus kepada mitra serta memberikan bimbingan jika diperlukan. “Dalam kemitraan ini RONIta lebih berfungsi sebagai mentor dan supplier bahan baku khusus yang telah kami kembangkan,” katanya. Contohnya untuk Helm Digital, RONIta membuat sendiri bahan baku stickernya (bukan impor). “Jika ada yang minat menjadi mitra, kami akan memberikan supply dengan sarat konsumen tersebut mendaftar menjadi mitra dan membayar uang pelatihan. Untuk selanjutnya kami tidak menerapkan royalty atau bagi hasil kepada mitra. RONIta hanya mengambil keuntungan dari penjualan bahan baku yang dijual secara khusus,” katanya panjang lebar.

Adapun paket investasi yang ditawarkan ada 2 paket, yaitu mesin roland dan mesin fujixerox. Masing-masing senilai Rp 195 juta dan Rp 170 juta. “Kami mensupport secara teknik dan pelatihan dimana kami bisa diundang jika konsumen memerlukan atau konsumen dating ke workshop kami,” katanya. Selain itu, sistem kerjasamanya tidak mengikat. Selama konsumen masih mengambil bahan baku khusus secara rutin sesuai perjanjian yang sudah ditetapkan, maka Ronita akan tetap menganggap statusnya sebagai mitra. “Jika sudah tidak membeli bahan baku pada kami, kami akan mengalihkan kemitraan ke konsumen lainnya,” ujar Roni.

Saat ini, Ronita Digital Printing sudah mempunyai beberapa mitra, seperti di Karawang, Palembang, Lampung,Ambon, Aceh, dan Jakarta, Padang, Pekanbaru, Tangerang dan Jambi.

Persaingan pasar digital printing sangat sangat ketat. Namun, Roni berangapan, hal ini bisa diatasi karena RONIta sudah memiliki identitas yaitu produk kreatif dan kualitas yang terjamin dengan harga terjangkau. Propek untuk dikembangkan di daeraj sangat bagus. Karena daerah masih banyak yang membeli dan mendatangkan dari Jakarta. “Belum banyak yang bermain di daerah, terutama di kota-kota besar” ujarnya.

Kunci suksesnya membangun Ronita Digital Printing terletak pada ketekunan dan fokus dengan apa yang digelutnya. “Saya mewujudkannya dengan pelayanan cetakan yang prima, kreatif dan inovatif, sehingga produk-produk kita menjadi trendsetter,” katanya. Selain itu, tentu saja dengan semangat  terus belajar dan mengembangkan apa yang sudah dilakukan sekarang ini dengan menjalin hubungan sebanyak mungkin dengan vendor-vendor mesin atau bahan baku baik dari dalam atau luar negeri. Bagaimana? Tertarikkah Anda?

Mahmud

Peluang Bisnis Daerah Printing

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery