Erwin Halim (Konsultan Proverb Consulting) – Pentingnya Jaringan Dalam Bisnis Tour & Travel

Posted by at 12:21 pm 0 Comment Print

Untuk Membangun Bisnis Tour & Travel perlu jaringan yang kuat. Kosumen sangat membutuhkan kemudahan dan kecepatan akses serta pelayanan yang cepat. Apa strateginya?

Erwin Halim seorang konsultan dan pengamat bisnis waralaba dari Proverb Consulting  mengatakan bahwa bisnis tour & travel sangat membutuhkan sistem jaringan yang kuat. Bisnis tour & tavel berbeda dengan bisnis makanan. Untuk mengembangkan bisnis tour & travel perlu dukungan dari berbagai kota dan wilayah kota, karena konsumennya membutuhkan kemudahan dan kecepatan akses serta pelayanan yang cepat.

“Sistem jaringan yang efektif dan efisien akan sangat berpengaruh pada perkembangan bisnis ini. Bisnis tour & travel adalah bisnis pelayanan jasa. Jadi kepercayaan konsumen juga akan dipengaruhi oleh bagus atau tidaknya pelayanan atau transaksi. Kemudahan dan kecepatan dalam memberikan service kepada konsumen harus ditingkatkan,” kata Erwin.

Sebagai pengamat waralaba, Erwin melihat ada begitu banyak perusahaan tour & travel yang bermunculan. Ada sebagian yang hanya bersifat kemitraan dan keagenan dan ada pula yang sudah berani menggunakan sistem waralaba. Menurut Erwin, bisnis tour & travel yang sudah diwaralabakan akan sangat berbeda dengan bisnis tour & travel yang belum diwaralabakan.

“Sudah pasti berbeda,” kata Erwin, “Bisnis tour & travel yang sudah diwaralabakan sudah punya sistem, lebih teratur,  punya jaringan, punya brand yang sudah dikenal, market lebih jelas, dan dukungan berkesinambungan dari pewaralaba.”

Erwin juga mengamati kalau bisnis tour & travel ini juga terlihat makin ketat persaingannya. Di beberapa negara maju, bahkan, sudah banyak yang gulung tikar. Namun persaingan ketat adalah hal yang sangat wajar dalam dunia bisnis yang memiliki prospek cerah seperti tour & travel ini. Dalam bisnis tour & travel siapa yang memiliki jaringan dan sistem jaringan yang kuat maka dialah yang akan bertahan lebih lama dan bisa memenangkan persaingan market. Kekuatan jaringan waralaba, kata Erwin, akan sangat mendukung agar usaha tour & travel makin kuat di dalam marketing dan operasional pelayanan.

Untuk itu Erwin menyarankan, sebaiknya usaha tour & travel yang memang sudah terbukti sustain dan telah memenuhi persyaratan harus segera menggunakan sistem waralaba. Waralaba sebagai sistem dapat masuk ke segala lini usaha, selama usaha tersebut memenuhi syarat untuk diwaralabakan. Begitu pun dengan usaha yang bergerak di bidang usaha pelayanan jasa tour & travel. Apalagi bisnis tour & travel sangat memerlukan sebuah sistem jaringan yang kuat. Sistem waralaba beberapa tahun ini diyakini sebagai sebuah sistem distribusi dan sebuah strategi pengembangan bisnis yang cukup efektif untuk meningkatkan pertumbuhan usaha.

Waralaba juga, berdasarkan pengamatan Erwin, saat ini tengah booming di Indonesia. Sehingga mewaralabakan usaha merupakan pilihan yang tepat termasuk mewaralabakan bisnis tour & travel. Ada beberapa faktor yang mendasari perkembangan bisnis waralaba, diantaranya adalah adanya keinginan dari pemilik usaha untuk memperluas jaringan usahanya. Kemudian faktor lainnya adalah adanya tekanan persaingan usaha, kesempatan untuk menggunakan sistem ini, animo masyarakat yang ingin berinvestasi dan dukungan dari pemerintah yang makin besar.

“Umumnya waralaba di Indonesia didominasi oleh UKM, sehingga entry barrier tidak terlalu sulit. Banyak calonter waralaba dapat masuk dalam bisnis yang mereka inginkan dengan investasi yang relatif ringan. Dukungan pemerintah dalam kemudahan mendapat pinjaman dengan bunga  yang relatif rendah juga turut menarik calon investor dalam membuka bisnis baru,” ungkap Erwin.

Bagaimana cara untuk meningkatkan service costumer? Di dalam mewaralabakan usaha tour & travel, kata Erwin, idealnya mitra harus dimaintain dengan bantuan IT (Information Technology) yang memadai. Karena, menurut Erwin, dalam bisnis waralaba biasanya operasional menjadi masalah yang sering timbul, sementara tour & travel erat kaitannya dengan data. Sehingga bantuan IT akan mengurangi masalah-masalah di dalam hal operasional.

“Meningkatkan kepuasan mitra dan end user tentunya dengan memberi yang terbaik dan selalu melakukan riset agar lebih baik dari sebelumnya. Pewaralaba pasti akan sukses jika dibantu oleh mitra atau terwaralaba yang saling memberi masukan. Begitupula dengan konsumen, mereka akan puas jika komunikasi dan komplain diatasi dengan efektif dan memudahkan mereka,” papar Erwin.

Rahmat HM

 

Kolom Pengamat Tour and Travel

Related Posts

Leave a Reply

Connect

Photo Gallery